Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah kebakaran nyaris melalap habis dapur rumah milik seorang nenek berusia 90 tahun di Dusun Jamban, Desa Sidaharja, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat (30/5/2025), sekitar pukul 22.45 WIB. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke seluruh bangunan rumah.
Rumah tersebut milik Imi. Saat kebakaran terjadi, Imi sedang tidak berada di rumah. Menurut kesaksian warga, api mulai terlihat membesar dari arah dapur.
Seorang tetangga yang melihat kobaran api segera berteriak meminta bantuan. Warga sekitar secara sigap bergotong royong memadamkan api menggunakan alat seadanya.
Kebakaran diduga berasal dari bara tungku api yang menyala dan mengenai tumpukan kayu bakar di sekitar dapur.
Bagian dapur dengan luas sekitar 2×4 meter persegi hangus terbakar dari total luas rumah 8×5 meter persegi. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp 10 juta.
Fery Rochwandi, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Kabupaten Ciamis, menegaskan kasus seperti ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap sumber api, terutama pada rumah-rumah tradisional yang masih menggunakan tungku kayu.
“Kebakaran ini diduga kuat berasal dari bara tungku yang masih menyala dan tidak sepenuhnya padam,” ujarnya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan dapur, terutama pada malam hari,” katanya.
Laporan kebakaran baru diterima oleh petugas pada keesokan harinya, Sabtu 31 Mei 2025, pukul 09.00 WIB.
Petugas dari Pos Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Banjarsari segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengecekan lanjutan dan investigasi penyebab kebakaran.
Setibanya di lokasi, tim Damkar langsung melakukan observasi menyeluruh guna memastikan tidak ada sisa api yang dapat memicu kebakaran ulang.
Mereka juga melakukan pendataan dan memberikan edukasi kepada warga sekitar terkait nomor darurat pemadam kebakaran Kabupaten Ciamis.
“Kami terus melakukan sosialisasi agar masyarakat tahu ke mana harus melapor bila terjadi kebakaran. Semakin cepat laporan masuk, semakin cepat pula penanganannya,” tambah Fery.
Meski tidak ada korban jiwa, kejadian ini menjadi pelajaran penting bagi warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama di musim kemarau yang rawan kebakaran.
Petugas Damkar Ciamis juga terus mengajak masyarakat untuk proaktif dalam menjaga lingkungan dan memahami potensi bahaya api di sekitar tempat tinggal. (Ayu/AA/Djavatoday.com)

