Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kontingen Kabupaten Ciamis mulai bersiap menghadapi persaingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XV Jawa Barat 2026. Dengan kekuatan 206 atlet, Ciamis memasang target menembus 10 besar, meski harus menghadapi keterbatasan anggaran dalam persiapan maupun keikutsertaan pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.
Target itu menjadi tantangan tersendiri bagi para atlet yang akan membawa nama Tatar Galuh. Pemerintah Kabupaten Ciamis berharap keterbatasan fasilitas dan pembiayaan tidak mengurangi semangat bertanding, terlebih daerah ini pernah mencatatkan prestasi membanggakan pada Porprov sebelumnya.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyampaikan target tersebut saat mengukuhkan dan melepas kontingen Porprov XV Jabar 2026 di Halaman Pendopo Gedung Negara Ciamis, Senin (2/11/2026).
Herdiat mengakui, kondisi keuangan daerah membuat persiapan kontingen tahun ini tidak bisa dilakukan secara maksimal. Namun, ia meminta para atlet tidak menjadikan keterbatasan tersebut sebagai alasan untuk kehilangan motivasi.
Menurutnya, kemampuan atlet, kedisiplinan, dan mental bertanding tetap menjadi faktor penting untuk menentukan hasil di lapangan.
“Meskipun saat ini segalanya minimalis, bukan berarti kita tidak punya keinginan. Paling tidak, kita bisa mempertahankan prestasi tahun sebelumnya, meskipun kemampuan keuangan kita terbatas,” ujar Herdiat.
Ia kemudian mengingatkan pencapaian Ciamis pada Porprov 2022. Saat itu, ketika menjadi tuan rumah, kontingen Tatar Galuh berhasil menempati peringkat kesembilan dari seluruh peserta dengan raihan 99 medali.
Rinciannya terdiri dari 35 medali emas, 29 perak, dan 35 perunggu. Catatan tersebut menjadi salah satu modal kepercayaan diri bagi Ciamis untuk kembali bersaing di jajaran 10 besar.
Herdiat juga mengingatkan agar para atlet tidak mengulangi hasil kurang memuaskan pada Porprov 2014. Ketika itu, Kabupaten Ciamis harus puas berada di peringkat ke-26 dari 27 kabupaten/kota peserta.
Ia menilai prestasi olahraga tidak semata-mata ditentukan oleh besarnya anggaran. Semangat juang, kesungguhan, kedisiplinan, dan mental pantang menyerah juga menjadi penentu keberhasilan seorang atlet.
“Para atlet harus visioner, punya keinginan dan mimpi besar, serta memiliki semangat juang yang tinggi dan mental pantang menyerah. Kami akan sangat bangga apabila dengan anggaran minimalis, para atlet mampu menghasilkan prestasi terbaik,” katanya.
Herdiat juga mengingatkan bahwa para atlet tidak hanya membawa kepentingan pribadi maupun cabang olahraga masing-masing. Mereka mengemban nama Kabupaten Ciamis dan harapan masyarakat yang jumlahnya lebih dari 1,3 juta jiwa.
Karena itu, ia meminta seluruh atlet bertanding dengan sungguh-sungguh, menjaga sportivitas, serta tidak menjadikan bonus sebagai tujuan utama.
“Saya titipkan, harus bermain dengan hati, junjung tinggi sportivitas dan jangan asal bermain. Jangan hanya mengejar bonus,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kontingen Porprov XV Jabar 2026 Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menyampaikan kontingen yang diberangkatkan berjumlah 300 personel. Jumlah tersebut terdiri dari 206 atlet, 47 ofisial, dan 48 panitia kontingen.
Dari total atlet tersebut, sebanyak 127 merupakan atlet putra dan 79 atlet putri. Mereka akan memperkuat Ciamis dalam 180 nomor pertandingan dari total 1.156 nomor yang dipertandingkan.
Andang menjelaskan, Porprov XV Jawa Barat 2026 dijadwalkan berlangsung pada 7-20 November 2026. Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok menjadi tiga daerah utama penyelenggara, dengan upacara pembukaan dijadwalkan berlangsung di Kota Bogor.
Selain tiga daerah tersebut, pelaksanaan pertandingan juga melibatkan sejumlah daerah pendamping, yakni Kabupaten Bogor, Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Subang, dan Kabupaten Ciamis.
Dengan komposisi atlet dan nomor pertandingan yang diikuti, kontingen Ciamis diharapkan mampu bersaing dan kembali mencatatkan prestasi di tingkat Jawa Barat.
Target 10 besar pun menjadi pekerjaan bersama bagi para atlet, pelatih, ofisial, serta seluruh pihak yang mendukung perjuangan olahraga Kabupaten Ciamis. (Ayu/CN/Djavatoday)

