Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Harapan Ajis, warga Dusun Curug, RT 004/RW 002, Desa Giriharja, Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis, untuk memiliki rumah yang lebih layak mulai menemukan titik terang.
Rumah yang ditempati Ajis bersama keluarganya selama ini berada dalam kondisi memprihatinkan. Kondisi tersebut membuatnya menjadi salah satu warga yang mendapat bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Bantuan diserahkan melalui staf atau utusan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang mendatangi langsung kediaman Ajis pada Kamis (1/10/2026).
Dalam kesempatan tersebut, keluarga Ajis menerima bantuan uang tunai sebesar Rp20 juta. Bantuan tersebut bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BJB dan diharapkan dapat digunakan untuk memperbaiki rumah yang selama ini ditempati keluarga Ajis.
Ajis diketahui tinggal bersama enam anggota keluarganya. Dengan kondisi rumah yang membutuhkan perbaikan, bantuan tersebut menjadi dukungan penting agar keluarganya dapat memiliki tempat tinggal yang lebih aman dan nyaman.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan program Rutilahu merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya warga yang masih tinggal di rumah dengan kondisi kurang layak.
“Program Rutilahu merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah harus terus berupaya hadir di tengah masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan dukungan untuk memperbaiki tempat tinggalnya,” ujar Herdiat.
Menurut Herdiat, bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk memperbaiki bagian rumah yang sudah tidak layak. Dengan begitu, keluarga penerima manfaat bisa menempati hunian yang lebih sehat dan nyaman.
“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki rumah. Mudah-mudahan setelah diperbaiki, keluarga Ajis dapat tinggal dengan lebih layak, sehat dan nyaman,” katanya.
Penyerahan bantuan juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melihat secara langsung kondisi masyarakat di lapangan. Dengan mengetahui kondisi warga secara dekat, kebutuhan masyarakat diharapkan dapat ditangani dengan lebih tepat.
Bagi Ajis dan keluarganya, bantuan Rp20 juta tersebut menjadi awal untuk memperbaiki rumah mereka. Hunian yang sebelumnya berada dalam kondisi memprihatinkan kini memiliki kesempatan untuk dibenahi menjadi tempat tinggal yang lebih layak.
Bantuan tersebut juga diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi Ajis bersama keluarganya, sekaligus menjadi wujud perhatian pemerintah terhadap masyarakat yang membutuhkan. (Ayu/CN/Djavatoday)

