Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Warga Dusun Desa, RT 001 RW 001, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, dibuat geger dengan kemunculan seekor ular sanca sepanjang 3,5 meter di area belakang rumah, Jumat (15/05/2026) petang.
Ular berjenis Malayopython reticulatus itu diketahui bersembunyi di bawah tumpukan kayu setelah sempat melintas di hadapan pemilik rumah saat hendak membuang sampah.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan kemunculan ular diterima petugas sekitar pukul 17.48 WIB. Setelah menerima laporan, tim UPTD Damkar Ciamis langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.
“Petugas segera bergerak setelah menerima laporan dari warga karena ular sanca dengan ukuran cukup besar dikhawatirkan membahayakan keselamatan penghuni rumah maupun warga sekitar,” ujarnya.
Pemilik rumah, Dendis Yudistira (37), mengaku awalnya terkejut saat melihat ular melintas di belakang rumahnya. Tak lama kemudian, ular tersebut masuk dan bersembunyi di bawah tumpukan kayu.
Karena khawatir ular menyerang, pelapor kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan penanganan.
Menurut Budi, proses evakuasi dilakukan secara hati-hati agar ular tidak lepas maupun melukai warga. Petugas akhirnya berhasil menangkap ular sanca tersebut dalam kondisi aman.
“Evakuasi berjalan lancar dan ular berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban,” katanya.
Penanganan dilakukan oleh tiga personel Damkar, yakni Irvan, Hendra, dan Iik, menggunakan satu unit kendaraan pancar bernomor polisi Z 8164 T. Proses evakuasi selesai sekitar pukul 18.15 WIB dan petugas kembali ke markas.
Budi juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat musim hujan maupun di lingkungan yang banyak terdapat semak, kebun, dan tumpukan kayu yang berpotensi menjadi tempat persembunyian ular.
“Kalau menemukan hewan liar berbahaya, masyarakat sebaiknya tidak menangani sendiri dan segera menghubungi petugas agar proses evakuasi bisa dilakukan dengan aman,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

