Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Ruang kelas VI SDN 1 Gerba, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Minggu (23/8/2026) petang. Kebakaran pertama kali diketahui anak-anak yang sedang bermain layangan di belakang sekolah.
Saat bermain, mereka melihat kepulan asap tebal dari area sekolah. Anak-anak tersebut kemudian berlari memberitahukan kejadian itu kepada Azis, seorang guru yang rumahnya berada tidak jauh dari sekolah.
Azis selanjutnya melaporkan kebakaran tersebut kepada petugas pemadam kebakaran Pos WMK Kawali. Laporan diterima sekitar pukul 17.40 WIB dan petugas langsung bergerak menuju lokasi.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis Budi Rahmat mengatakan petugas tiba di lokasi sekitar pukul 17.45 WIB atau lima menit setelah laporan diterima.
“Begitu laporan diterima, petugas langsung berangkat menuju lokasi. Tim tiba dengan waktu respons lima menit,” ujar Budi kepada detikJabar, Senin (24/8/2026).
Petugas kemudian melakukan pemadaman dan pendinginan di ruang kelas yang terbakar. Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pengecekan menyeluruh untuk memastikan tidak ada bara api yang masih tersisa.
“Petugas melaksanakan pemadaman dan pendinginan. Setelah itu dilakukan observasi secara menyeluruh untuk memastikan api benar-benar sudah padam,” katanya.
Berdasarkan pendataan, bagian bangunan yang terbakar memiliki luas sekitar 2×3 meter. Kerugian ditaksir mencapai Rp 2 juta. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian ini. Untuk penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam pendataan,” tutur Budi.
Dalam proses pemadaman, Damkar Pos WMK Kawali mengerahkan satu unit kendaraan pancar Z 8160 T dan satu unit water supply Z 8447 T. Penanganan juga melibatkan perangkat desa, PLN Cipaku serta warga setempat.
Sementara itu, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Ciamis Sigit Ginanjar membenarkan kebakaran tersebut. Ia menyebut api tidak menghanguskan seluruh ruang kelas VI, melainkan hanya bagian buku-buku yang tersimpan di rak.
“Yang terbakar buku-buku yang ada di rak. Beruntung bisa langsung ditangani oleh petugas Damkar dan warga di lokasi, sehingga api bisa dipadamkan dengan cepat,” kata Sigit saat dihubungi detikJabar.
Sigit memastikan aktivitas belajar mengajar di SDN 1 Gerba tetap berlangsung. Namun, untuk sementara siswa kelas VI dipindahkan ke ruangan lain agar kegiatan belajar tetap berjalan.
“Kegiatan belajar tetap berjalan seperti biasa. Untuk siswa kelas VI sementara dialihkan ke ruangan lain,” ujarnya.
Mengenai penyebab kebakaran, Sigit menyebut dugaan sementara berasal dari korsleting listrik. Meski demikian, penyebab tersebut masih berdasarkan laporan awal dan perlu dipastikan lebih lanjut.
“Dugaan sementara menurut laporan dari korsleting listrik,” pungkasnya.
Setelah penanganan selesai, kondisi di lokasi dinyatakan aman sekitar pukul 19.00 WIB. Petugas kemudian kembali ke Pos WMK Kawali untuk melanjutkan piket dan kesiapsiagaan. (Ayu/CN/Djavatoday)

