Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Gairah sepak bola di Kabupaten Ciamis kembali terasa. Kembalinya PSGC Ciamis ke kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 disambut antusias masyarakat Tatar Galuh. Bagi warga, PSGC bukan sekadar klub yang bertanding di lapangan, tetapi juga bagian dari kebanggaan dan identitas daerah.
Kabar tersebut menghadirkan kembali harapan agar atmosfer sepak bola di Ciamis semakin hidup. Stadion diharapkan kembali ramai oleh suporter, sementara pertandingan PSGC menjadi ruang bagi masyarakat untuk berkumpul dan memberikan dukungan kepada tim kebanggaan daerah.
Rian Hidayat (36), warga Ciamis, mengaku senang melihat PSGC kembali tampil di kompetisi Liga 2. Menurutnya, kehadiran PSGC di level nasional menjadi momentum untuk membangkitkan kembali gairah sepak bola masyarakat.
“Kami tentu senang melihat PSGC kembali tampil di Liga 2. Setiap ada pertandingan, stadion bisa menjadi tempat berkumpul masyarakat. Mudah-mudahan atmosfer seperti itu kembali terasa,” ujar Rian.
Menurut Rian, perjalanan PSGC di Liga 2 juga membawa nama Ciamis ke panggung sepak bola nasional. Karena itu, dukungan masyarakat dinilai penting agar tim memiliki energi tambahan dalam menghadapi kompetisi.
Harapan terhadap PSGC juga disampaikan Dedi Kurnia (38). Ia berharap keberadaan PSGC di Liga 2 tidak hanya berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi wadah berkembangnya pemain-pemain muda asal Ciamis.
“PSGC harus menjadi rumah bagi talenta lokal. Jangan hanya mengejar hasil pertandingan, tetapi juga bagaimana klub ini ikut melahirkan pemain Ciamis yang bisa bersaing di level nasional,” katanya.
Sementara itu, Fajar Nugraha (35) berharap dukungan masyarakat terhadap PSGC diberikan secara konsisten sepanjang musim. Baginya, perjalanan sebuah klub tidak hanya ditentukan oleh pemain dan manajemen, tetapi juga oleh energi yang diberikan para pendukung.
“PSGC punya cerita tersendiri bagi masyarakat Ciamis. Ada kenangan menonton pertandingan bersama teman dan keluarga. Sekarang ketika PSGC kembali ke Liga 2, tentu kami ingin mendukung lagi. Semoga tim bisa tampil konsisten dan membuat Ciamis bangga,” tutur Fajar.
Kembalinya PSGC ke Liga 2 musim 2026/2027 pun menjadi lebih dari sekadar perjalanan mengejar kemenangan. Ada harapan agar sepak bola kembali menjadi bagian dari keseharian masyarakat, menghidupkan atmosfer stadion, sekaligus membuka jalan bagi munculnya talenta-talenta muda Ciamis. Bagi masyarakat Tatar Galuh, PSGC membawa satu harapan yang sama: tampil kompetitif, menjaga nama baik daerah, dan terus menjadi kebanggaan Ciamis di pentas sepak bola nasional. (Ayu/CN/Djavatoday)

