Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Ribuan warga memadati kawasan Pendopo Bupati Ciamis, Kamis (11/6/2026), untuk menyaksikan Galuh Ethnic Carnival (GEC), salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis.
Sejak pagi, masyarakat bersama pelajar dari berbagai sekolah sudah berkumpul di sekitar pendopo. Mereka menunggu dimulainya helaran budaya yang menampilkan beragam kesenian khas Tatar Galuh.
Usai upacara peringatan hari jadi selesai, gerbang pendopo dibuka dan warga langsung memasuki area halaman untuk menyaksikan pertunjukan. Anak-anak hingga orang dewasa tampak antusias mengikuti jalannya acara.
Salah seorang warga, Heryani, mengaku sengaja mengajak anaknya yang masih duduk di bangku taman kanak-kanak untuk melihat langsung karnaval budaya tersebut.
“Saya sengaja mengajak anak supaya mengenal kesenian daerah sejak kecil. Mumpung ada kesempatan melihat langsung berbagai kesenian khas Ciamis,” ujarnya.
Antusiasme juga datang dari kalangan pelajar. Banyak siswa memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengenal lebih dekat ragam seni budaya yang berkembang di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis.
Mahira, salah seorang pelajar, menilai Galuh Ethnic Carnival menjadi sarana yang menarik untuk belajar budaya di luar ruang kelas.
“Kita jadi tahu banyak kesenian dari berbagai daerah di Ciamis dan bisa melihat pertunjukannya secara langsung,” katanya.
Meski digelar lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya, Galuh Ethnic Carnival tetap menjadi magnet bagi masyarakat. Arak-arakan peserta bergerak dari kawasan perkantoran pemerintah dan melintasi sejumlah ruas jalan utama sebelum berakhir di Pendopo Bupati Ciamis.
Di lokasi akhir, setiap kelompok seni menampilkan atraksi di hadapan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya, unsur Forkopimda, serta tamu undangan.
Tahun ini terdapat 10 kesenian yang tampil dalam helaran budaya tersebut. Delapan di antaranya berasal dari Kabupaten Ciamis, sementara dua lainnya merupakan partisipasi dari daerah tetangga, yakni Kota Banjar dan Kabupaten Kuningan.
Beberapa kesenian yang ditampilkan antara lain Bebegig Sukamantri, Buta Kararas Panjalu, Wayang Landung, Barongan Purwadadi, Raja Bele Citeureup, Munding Ki Bowang Kawali, Mabokuy Rajadesa, Mengmleng Winduraja, serta Jurig Sarengseng dari Kota Banjar. Acara juga dimeriahkan Tari Kreasi Angklung dari Kabupaten Kuningan, Gema Galuh Marching Band, dan penampilan tari anak-anak dari Studio Titik Dua Ciamis.
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengaku bersyukur melihat tingginya partisipasi masyarakat dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis tahun ini.
“Walaupun dilaksanakan secara sederhana, antusiasme masyarakat sangat luar biasa. Ini menunjukkan bahwa masyarakat merasa memiliki Kabupaten Ciamis,” kata Herdiat.
Menurutnya, tema Hari Jadi ke-384 Kabupaten Ciamis, yakni Guyub Ngawangun Galuh, mengandung pesan penting tentang kebersamaan dalam membangun daerah.
Herdiat menegaskan pembangunan tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.
“Kalau kita guyub dan bersama-sama membangun Ciamis, insyaallah daerah ini akan semakin maju dan masyarakatnya lebih sejahtera,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

