Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Persiapan PSGC Ciamis menghadapi Liga 2 2026/2027 mulai memasuki tahap pembentukan kerangka tim. Dari sekitar 34 pemain yang mengikuti seleksi, enam hingga tujuh pemain sudah dipulangkan.
Waktu persiapan Laskar Singacala juga semakin terbatas. Kompetisi Liga 2 2026/2027 dijadwalkan mulai bergulir pada 12 September 2026.
Pelatih Kepala PSGC Ciamis Heri Kiswanto mengatakan, proses seleksi mulai mengerucut. Tim pelatih sudah memiliki gambaran awal mengenai pemain yang akan masuk dalam kerangka tim.
“Ya, minggu ini kami sudah mengeliminasi sekitar 6-7 pemain. Jadi sudah mulai ada gambaran untuk kerangka tim,” kata Heri usai latihan PSGC Ciamis, Selasa (11/8/2026).
Meski begitu, komposisi PSGC belum final. Sejumlah pemain baru masih berdatangan untuk mengikuti seleksi, termasuk seorang penjaga gawang.
“Masih ada pemain baru. Tadi juga ada kiper baru, katanya dari Dewa. Saya juga belum tahu secara detail,” ujarnya.
Selain pemain lokal, PSGC juga masih menunggu kedatangan pemain asing. Dua nama yang sebelumnya disebut manajemen adalah Ezechiel N’douassel dan Johan Bonilla.
Heri belum bisa memastikan kapan kedua pemain tersebut akan bergabung. Menurutnya, proses pemain asing masih menunggu keputusan dari manajemen.
“Saya masih menunggu. Kalau dari saya, tentu lebih cepat lebih bagus karena menyangkut posisi yang akan mereka tempati,” katanya.
Kehadiran pemain asing dinilai penting agar tim pelatih bisa segera menyusun komposisi pemain. Heri perlu mengetahui posisi dan karakter permainan pemain asing sebelum menentukan susunan di lini tengah maupun sektor lainnya.
“Misalnya dia gelandang, kami harus tahu dia bermain di posisi 6, 8 atau 10. Jadi kami bisa segera menentukan pemain yang mengisi posisi-posisi tersebut,” tuturnya.
Heri mengatakan pemain asing juga umumnya baru bergabung dalam latihan setelah ada kepastian kontrak.
“Biasanya kalau pemain asing belum ada berita atau belum sign, mereka tidak mau ikut latihan. Jadi kami masih menunggu,” katanya.
Masih Menunggu Pemain dari Persib
Sebagai tim satelit Persib Bandung, PSGC Ciamis juga masih menantikan sejumlah pemain yang rencananya dipinjamkan dari Persib.
Namun sampai saat ini, belum ada pemain yang dikirim ke Ciamis. Tim pelatih pun masih menunggu kepastian dari Persib.
“Belum ada sampai saat ini. Dari Coach Eka juga masih menunggu. Kalau bisa lebih cepat tentu lebih baik,” ujar Heri.
Situasi tersebut membuat PSGC harus berpacu dengan waktu. Kick off kompetisi tinggal sekitar satu bulan lagi, sementara komposisi tim masih dalam tahap penyusunan.
Di tengah proses seleksi, tim pelatih juga mulai menyiapkan program untuk meningkatkan kondisi fisik pemain. Salah satunya dengan rencana menggelar training camp (TC) di Pangandaran.
Heri mengatakan, latihan di kawasan pantai menjadi salah satu opsi yang disiapkan tim pelatih fisik.
“Memang ada wacana untuk melakukan tes atau latihan di pantai. Coach Bagas sudah menyampaikan itu dan kami mendukung,” ucapnya.
Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kebugaran. TC juga diharapkan menjadi kesempatan bagi para pemain untuk membangun kekompakan.
Terlebih, jika nantinya pemain baru, pemain asing, dan pemain dari Persib sudah bergabung dalam skuad.
“Yang penting bagaimana waktunya. Pemain asing memang rata-rata profesional dan punya kebugaran, tetapi mereka tetap harus berbaur dan membangun chemistry dengan pemain lainnya,” kata Heri.
Heri menegaskan kerangka PSGC untuk menghadapi Liga 2 musim depan belum sepenuhnya terbentuk. Proses seleksi masih akan berjalan seiring kedatangan pemain baru.
“Kalau untuk kerangka tim, masih jauh. Kami masih dalam proses,” ujarnya.
Ia berharap proses perekrutan pemain, termasuk kedatangan pemain asing dan pemain dari Persib, bisa segera mendapatkan kepastian.
Sebab, waktu persiapan yang tersisa semakin pendek. Tim pelatih ingin seluruh pemain segera berkumpul agar program latihan dapat berjalan lebih terarah.
“Lebih cepat lebih bagus, karena waktu terus berjalan. Kami ingin mendapatkan tim terbaik. Level kami sekarang sudah Liga 2. Jadi ini kesempatan bagi para pemain untuk menunjukkan keterampilannya di level tersebut,” pungkas Heri. (Ayu/CN/Djavatoday)

