Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya mendukung ketahanan pangan terus digalakkan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Ciamis. Kali ini, jajaran Polsek Kawali turun langsung ke lahan pertanian untuk ikut serta dalam kegiatan penanaman jagung bersama warga.
Kegiatan berlangsung di Blok Ranca Bakung, Dusun Karang Mulya, Desa Karangpawitan, Kecamatan Kawali, Senin (13/4/2026). Di lahan seluas sekitar satu hektare milik warga yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), penanaman jagung dilakukan secara gotong royong.
Benih yang digunakan merupakan jagung jenis Bisi 18 sebanyak 15 kilogram. Proses penanaman juga didukung penggunaan pupuk NPK dan urea sesuai kebutuhan, agar hasil panen bisa optimal.
Tak hanya petani, kegiatan ini juga melibatkan berbagai unsur. Mulai dari personel Polsek Kawali, petugas Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kawali, perangkat desa, hingga masyarakat setempat turut ambil bagian.
Kapolsek Kawali AKP Hj. Iis Yeni Idaningsih mengatakan, kehadiran polisi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah di sektor pangan.
“Kami hadir bukan hanya untuk menjaga keamanan, tapi juga ingin terlibat langsung dalam kegiatan masyarakat. Ini bagian dari komitmen kami mendukung ketahanan pangan,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan Polri di tengah aktivitas warga diharapkan bisa mempererat hubungan sekaligus memberi rasa aman bagi petani.
“Kami ingin masyarakat merasa didampingi. Dengan begitu, petani bisa lebih semangat dan produktif dalam mengelola lahannya,” katanya.
Kegiatan penanaman berlangsung lancar dan penuh kebersamaan. Para petani tampak antusias bekerja berdampingan dengan aparat dan petugas pertanian.
Warga Desa Karangpawitan pun menyambut baik kehadiran polisi di lahan pertanian. Mereka menilai dukungan tersebut menjadi suntikan semangat bagi para petani.
“Dengan adanya polisi ikut turun ke sawah, kami jadi lebih termotivasi. Semoga hasil panennya nanti juga lebih baik,” ujar salah seorang petani.
Program ini diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi jagung, tetapi juga memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di daerah. (Ayu/CN/Djavatoday)

