Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Deru kendaraan yang tak putus-putus mewarnai jalur Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, Kamis (19/3/2026). Arus mudik yang mulai meningkat membuat ruas jalan di kawasan tersebut dipadati kendaraan dari berbagai arah. Di tengah situasi itu, aparat kepolisian tampak sigap berdiri di tepi jalan, mengatur laju kendaraan yang silih berganti.
Jajaran Polsek Cikoneng Polres Ciamis terlihat aktif melakukan pengaturan lalu lintas di Pos Pengamanan Sindangkasih. Kegiatan ini menjadi bagian dari Operasi Ketupat Lodaya 2026, yang difokuskan untuk memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan para pemudik.
Kapolsek Cikoneng, Kompol Husen Sujana, turun langsung memimpin pengaturan di lapangan. Dengan isyarat tangan yang tegas namun terukur, ia bersama personel lainnya mengurai kepadatan kendaraan yang sempat tersendat di sejumlah titik.
Tak hanya mengatur arus, petugas juga kerap menghampiri pengendara. Mereka memberikan imbauan secara langsung agar tetap berhati-hati, menjaga kondisi fisik, serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.
“Arus kendaraan memang mengalami peningkatan seiring masuknya masa mudik. Karena itu, kami hadir di lapangan untuk memastikan lalu lintas tetap lancar dan aman bagi masyarakat,” ujar Kompol Husen Sujana di sela kegiatan.
Menurutnya, kehadiran petugas di titik rawan kepadatan menjadi langkah penting untuk mencegah terjadinya penumpukan kendaraan yang berpotensi menimbulkan kemacetan panjang.
“Kami berupaya mengurai kepadatan sedini mungkin, sehingga kendaraan tetap bergerak. Selain itu, kami juga mengingatkan pengendara agar mengutamakan keselamatan selama di perjalanan,” katanya.
Ia menegaskan, pengaturan lalu lintas ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, khususnya pada momentum Lebaran.
“Operasi Ketupat ini tidak hanya fokus pada kelancaran arus, tetapi juga memastikan para pemudik bisa sampai tujuan dengan selamat,” tambahnya.
Pendekatan humanis juga tampak dalam interaksi petugas dengan pengendara. Imbauan disampaikan secara persuasif, menciptakan suasana yang lebih nyaman dan membangun kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas.
Upaya tersebut mendapat respons positif dari para pemudik. Banyak di antara mereka mengaku terbantu dengan kehadiran polisi di lapangan.
“Dengan adanya polisi yang mengatur, perjalanan jadi lebih lancar dan terasa aman. Kita juga jadi lebih tertib,” ujar salah seorang pemudik.
Seiring waktu, arus kendaraan yang sempat padat berangsur terurai. Kendaraan kembali bergerak normal, membawa para pemudik melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman.
Di tengah padatnya arus mudik, kehadiran aparat kepolisian di jalur-jalur strategis seperti Sindangkasih menjadi penopang penting terciptanya perjalanan yang aman, tertib, dan lancar bagi masyarakat. (Ayu/CN/Djavatoday)

