Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Lapas Kelas IIB Ciamis semakin serius dalam meningkatkan pembinaan kepribadian dan kemandirian warga binaan serta pemberian bantuan hukum.
Hal ini dibuktikan dengan penandatanganan kerja sama dengan enam institusi sekaligus, yakni Universitas Islam Darussalam Ciamis, Institut Nahdlatul Ulama (INU) Ciamis, Yayasan Centra Nubuwwah Islamiyah Ciamis, Yayasan Anugerah Insan Residivist, Yayasan Bakti Anak Negeri, dan Pusat Bantuan Hukum Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Ciamis.
Acara penandatanganan ini berlangsung di Aula Lapas Ciamis pada Selasa (25/3/2025).
Kerja sama ini mencakup berbagai aspek pembinaan. Universitas Islam Darussalam Ciamis, INU Ciamis, dan Yayasan Centra Nubuwwah Islamiyah Ciamis akan berkontribusi dalam program pembinaan keagamaan berbasis pesantren.
Yayasan Anugerah Insan Residivist berfokus pada pembinaan kemandirian, sementara Yayasan Bakti Anak Negeri dan PERADI Ciamis akan mendukung pembinaan, reintegrasi sosial, serta penyuluhan bantuan hukum bagi para narapidana dan tahanan.
Kepala Lapas Ciamis, Supriyanto, mengapresiasi penuh kerja sama ini. Kegiatan ini sangat luar biasa karena salah satu tugas utamanya adalah memberikan siraman rohani bagi warga binaan.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu warga binaan lebih mengenal Tuhan dan menyadari pentingnya perubahan perilaku,” katanya.
“Semoga kerja sama ini dapat mengisi kekosongan hati mereka. Lalu mendorong perubahan positif, dan mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat dengan lebih baik,” tambahnya.
Dengan adanya sinergi ini, diharapkan program pembinaan di Lapas Ciamis semakin berkualitas dan memberikan dampak positif yang nyata.
Dukungan dari berbagai pihak akan sangat membantu dalam mewujudkan pembinaan yang lebih efektif dan berkelanjutan. (Ayu/AA/Djavatoday.com)

