Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kesigapan anggota Polsek Ciamis kembali diuji setelah menerima laporan penemuan jenazah seorang pria di Lingkungan Bolenglang RT 003 RW 004, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Ciamis, pada Sabtu (2/8/2025) sekitar pukul 19.20 WIB.
Kapolsek Ciamis Kompol Alan Dahlan, S.H., M.H. segera menurunkan timnya ke lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan penanganan awal.
Korban diketahui bernama Dedi Gurniadi (55), warga Lingkungan Panoongan RT 004 RW 014, Kelurahan Ciamis. Berdasarkan keterangan warga dan hasil pemeriksaan awal di lokasi, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit yang dideritanya, yang diperparah oleh kebiasaan mengonsumsi minuman keras.
Jenazah pertama kali ditemukan oleh Kinanti Putri Pratimi (32), seorang karyawan honorer sekaligus pemilik rumah tempat korban tinggal dan bekerja sebagai penjaga rumah. Awalnya, Kinanti hendak memberikan sejumlah uang kepada korban, namun ia mencium bau menyengat saat tiba di depan rumah.
“Iya, pas saya ke sana sudah tercium bau tidak sedap,” ungkap Kinanti, Minggu (3/8/2025).
Kinanti kemudian meminta bantuan Ketua RT setempat, Kosim Sudarman (60). Saat masuk ke dalam rumah, tepatnya di area dapur, mereka menemukan korban sudah terbaring tidak bernyawa.
Setelah menerima laporan tersebut, Kapolsek Ciamis langsung memerintahkan anggotanya untuk melakukan penanganan. “Warga sekitar mengatakan bahwa korban terakhir terlihat pada Kamis, 31 Juli 2025, sekitar pukul 16.00 WIB, saat mengikuti kerja bakti pemasangan bendera dan umbul-umbul menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI,” jelas Kompol Alan.
Dari keterangan warga, korban dikenal baik dan tidak memiliki konflik dengan siapa pun. Namun, di lokasi kejadian ditemukan sejumlah botol minuman keras yang diduga menjadi salah satu faktor yang memperburuk kondisi kesehatannya.
Tim Identifikasi Polres Ciamis yang diterjunkan ke TKP tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. “Hasil pemeriksaan menunjukkan tidak ada luka atau tanda mencurigakan. Jenazah kemudian kami evakuasi ke RSUD Ciamis untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Kompol Alan.
Pihak keluarga korban telah menolak dilakukan autopsi dengan menandatangani surat pernyataan resmi, dan menerima kejadian ini sebagai musibah.
Saat ini, situasi di sekitar lokasi kejadian sudah kembali kondusif. Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyerahkan penanganan sepenuhnya kepada pihak berwenang. (Ayu/CN/Djavatoday)

