Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pembangunan fasilitas baru di SMP Negeri 3 Baregbeg, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, terus menunjukkan kemajuan signifikan. Melalui program bantuan pemerintah untuk revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025, progres fisik proyek tersebut kini telah mencapai sekitar 30 persen.
Ketua Komite SMPN 3 Baregbeg, H. Wawan, didampingi Sekretaris Panitia Pelaksana Pembangunan, Cucu Nurdiana, menjelaskan bahwa pengerjaan proyek dilakukan secara swakelola oleh pihak sekolah. Seluruh prosesnya tetap mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
“Kami dari jajaran komite sekolah juga menjadi bagian dari panitia pelaksana program revitalisasi ini. Dengan nilai kontrak sebesar Rp 1,39 miliar, kami optimistis pembangunan dapat rampung tepat waktu,” ujar Cucu Nurdiana saat ditemui di lokasi, Minggu (12/10/2025).
Pekerjaan fisik dimulai pada 20 September 2025 dan ditargetkan selesai dalam 130 hari kalender, atau hingga 20 Desember 2025. Saat ini, pengerjaan sudah memasuki tahap pembangunan ruang kantor, laboratorium, dan fasilitas sanitasi (WC).
Menurut Cucu, capaian 30 persen tersebut bahkan telah melampaui target yang ditetapkan dalam jadwal kerja berkala. Berdasarkan perencanaan, pada tahap ini progres seharusnya baru mencapai sekitar 25 persen.
“Pondasi bangunan sudah rampung, dan kini mulai dilakukan pekerjaan pasangan bata dinding serta pengecoran balok. Kami yakin bisa selesai sesuai jadwal,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sebagian besar material bangunan sudah tersedia di lokasi proyek, sehingga pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan lancar. Hanya beberapa bahan seperti komponen atap dan lantai yang masih dalam proses pengiriman.
“Alhamdulillah, ketersediaan material di lapangan cukup memadai, jadi tidak menghambat proses pembangunan. Saat ini ada puluhan tenaga kerja yang terlibat,” kata Cucu.
Pembangunan SMPN 3 Baregbeg Program dari Pemerintah Pusat
Program revitalisasi satuan pendidikan di SMPN 3 Baregbeg merupakan bagian dari bantuan pemerintah pusat melalui Dinas Pendidikan. Total pagu anggaran untuk pembangunan ini mencapai Rp 1,39 miliar. Ruang yang dibangun meliputi kantor, laboratorium, UKS, serta fasilitas sanitasi.
Dengan progres yang terus meningkat, pihak sekolah optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target, sehingga dapat segera dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar mengajar di tahun ajaran mendatang. (Andra/CN/Djavatoday)

