Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Peringatan Hari Jadi Kabupaten Ciamis ke-384 diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui bakti sosial operasi katarak gratis yang digelar Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ciamis di ruang operasi rumah sakit tersebut, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan kemanusiaan ini terlaksana berkat kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Ciamis, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta BAZNAS Kabupaten Ciamis. Sejumlah lembaga dan organisasi profesi juga turut mendukung pelaksanaan operasi, di antaranya RS Mata Cicendo, Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) Cabang Jawa Barat, Yayasan Karya Alpha Omega, dan Yayasan Setia Bakti (YASTI).
Antusiasme masyarakat mengikuti program tersebut cukup tinggi. Berdasarkan data panitia, sebanyak 98 warga mendaftarkan diri sebagai calon penerima manfaat. Dari jumlah itu, 90 orang hadir untuk menjalani tahapan pemeriksaan dan tindakan medis, sedangkan delapan peserta lainnya belum hadir.
Hingga siang hari, tim medis telah menyelesaikan operasi terhadap 52 pasien. Sementara 35 peserta lainnya masih menjalani proses skrining lanjutan sebelum tindakan operasi dilakukan. Adapun tiga peserta dinyatakan belum dapat menjalani operasi setelah hasil pemeriksaan medis menunjukkan kondisi yang tidak memungkinkan.
Direktur RSUD Ciamis, dr. Bayu Yudiawan, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus hadiah bagi masyarakat dalam momentum hari jadi daerah. Menurutnya, program ini ditujukan untuk membantu warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak, terutama mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu.
“Momentum Hari Jadi Ciamis ke-384 ini kami jadikan pemicu semangat gotong royong. Kami ingin menghadirkan senyuman dan harapan baru,” ujar Bayu.
Ia menjelaskan, sinergi antara pemerintah, organisasi profesi, lembaga sosial, dan yayasan kemanusiaan diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi para penerima bantuan. Selain membantu memulihkan kesehatan mata, program tersebut juga diyakini dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas hidup masyarakat.
Bayu menegaskan, pelayanan kepada pasien tidak berhenti setelah operasi selesai dilaksanakan. Seluruh peserta yang telah menjalani tindakan diwajibkan mengikuti pemeriksaan lanjutan untuk memastikan proses pemulihan berjalan baik.
“Kami pastikan pelayanan dilakukan secara tuntas dan aman. Seluruh pasien yang sudah dioperasi hari ini dijadwalkan wajib menjalani pemeriksaan kontrol hari pertama pasca-operasi pada hari Rabu besok di RSUD Ciamis. Ini penting untuk memantau proses pemulihan penglihatan mereka berjalan optimal,” tegasnya.
Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Pemerintah Kabupaten Ciamis bersama seluruh mitra berharap angka gangguan penglihatan akibat katarak dapat terus ditekan. Program ini juga menjadi bukti bahwa layanan kesehatan yang berkualitas dan inklusif dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan. (Ayu/CN/Djavatoday)

