Mengonsumsi buah adalah salah satu bentuk perwujudan dalam menerapkan pola makan bernutrisi. Banyak orang menganggap buah tidak hanya sebatas memberikan kenikmatan, tapi juga mampu memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh.
Di samping kebiasaan mengonsumsi buah, tidak sedikit orang yang justru enggan memakan buah dengan kulitnya. Hal tersebut didasari oleh berbagai alasan, mulai dari rasanya yang cenderung menambah kesan pahit, teksturnya yang kasat, hingga kebiasaan yang diterapkan di ranah keluarga. Padahal, banyak jenis buah yang kulitnya berlimpah manfaat, yakni mencakup serat, vitamin, mineral, hingga antioksidan yang baik untuk tubuh.
Deretan Buah yang Sebaiknya Tidak Dikupas
Mengonsumsi buah beserta kulitnya tidak hanya membantu mengurangi limbah makanan, tapi juga memaksimalkan asupan gizi harian. Berikut macam-macam buah yang sebaiknya tidak dikupas karena kulitnya kaya akan manfaat!
Apel
Buah yang sebaiknya tidak dikupas salah satunya adalah apel. Kulit apel konon tinggi akan serat, terutama pektin yang baik untuk kesehatan pencernaan sekaligus mampu menjaga stabilitas kadar gula darah. Tak hanya itu, kulit apel juga mengandung antioksidan yang bermanfaat untuk melawan radikal bebas. Mengonsumsi apel beserta kulitnya memungkinkan kamu mendapatkan nutrisi dengan lebih maksimal.
Kiwi
Dibanding mengonsumsi langsung dengan kulitnya, banyak orang memilih untuk mengupas kulit kiwi terlebih dahulu sebelum memakannya. Hal ini mungkin dikarenakan beberapa jenis kiwi memiliki tekstur yang agak kasar dan bulu yang mengganggu. Namun, kiwi dengan kulit halus tanpa bulu sebaiknya tidak perlu dikupas karena berpotensi meningkatkan asupan serat hingga 50%.
Pir
Buah yang sebaiknya tidak dikupas selanjutnya ada pir dengan kandungan serat dan vitaminnya yang tinggi. Serat pada buah pir bahkan lebih banyak terdapat di kulit daripada dagingnya, sehingga mengonsumsi pir utuh sangat dianjurkan demi memperoleh nutrisi maksimal.
Anggur
Meski tidak banyak, ada beberapa orang yang mungkin merasa terganggu dengan kulit anggur saat dikunyah. Akan tetapi, para ahli gizi menyarankan untuk mengonsumsi anggur langsung dengan kulitnya karena kulit anggur sangat kaya akan antioksidan, salah satunya kandungan resveratrol yang baik untuk kesehatan jantung.
Terong
Kulit terong mengandung antioksidan yang ampuh dalam melindungi sel-sel otak dari kerusakan. Antioksidan tersebut adalah nasunin yang juga merupakan antioksidan pertama atas warna ungu pada kulit terong. Jika ingin mendapatkan manfaat optimal dari terong, disarankan untuk tidak mengupas kulitnya sebelum diolah.
Buah yang sebaiknya tidak dikupas kulitnya dipercaya mampu memberikan manfaat baik untuk tubuh. Untuk itu, jangan lupa mencucinya terlebih dahulu sebelum diolah atau dikonsumsi. Pastikan permukaannya bersih dan tidak ada residu apalagi kotoran yang menempel. Bila perlu, rendam dalam air garam selama 5 menit untuk memastikan sisa pestisida hilang secara maksimal. Semoga bermanfaat! (Karin/Djavatoday)

