Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pohon bungur di Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, konon tak mempan dibakar api. Sebagian warga percaya dengan mitos tersebut.
Pohon bungur ini juga dipercaya warga sebagai salah satu sumber mata air. Di bawah pohon itu terdapat sumber mata air yang tak pernah surut untuk mengairi hektaran area persawahan.
Pohon bungur ini memiliki bunga berwarna ungu semu merah muda. Ini sangat identik warna khas Kabupaten Ciamis. Selain indah saat berbunga, pohon ini juga memiliki batang kayu yang kokoh.
Pohon bungur Jalatrang Ciamis ini sudah ada sejak lama. Percaya atau tidak, konon sebagian warga percaya di pohon tersebut terdapat penunggunya yang menyerupai ular besar.
Dadi Haryadi, Kepala Desa Jalatrang, membenarkan cerita mitos tersebut. Sebagian warga masih mempercaianya. Bahkan ia pun pernah mengalami kejadian aneh.
Dulu ia pernah mengambil batang kayu tersebut karena tergeletak di tanah. Karena memiliki kayu yang bagus, ia berinisiatif untuk membentuknya jadi sebuah cincin. Namun sejak itu ia kerap diganggu oleh kemunculan ular pada sejumlah tempat.
“Pernah waktu itu ular menghadang jalan saya. Bahkan sempat juga di lemari tiba-tiba ada ular ukuran sedang di dalam lemari pakaian. Padahal lemari itu dalam keadaan terkunci,” ungkapnya, Kamis (8/9/2022).
Namun saat ia sedang berada di sebuah rumah sakit, ia melepaskan cincin dari kayu pohon bungur tersebut. Ketika akan memakainya lagi, cincin itu sudah ada yang nyuri. Sejak itu ular pun tidak lagi mengganggu.
“Pohon ini sejak saya kecil ukurannya sudah seperti ini, sekarang saya sudah berusia 43 tahun masih saja begini,” ungkapnya.
Mitos Pohon Bungur Jalatrang Ciamis
Cerita lainnya, salah seorang warga pernah ada yang mengambil beberapa ranting yang jatuh dari pohon bungur itu untuk kayu bakar. Namun ketika akan dibakar tapi tidak bisa menyala, malah sempat dimasukan ke dalam api tapi tidak terbakar.
“Untuk suluh (kayu bakar), tapi tidak teurak (mempan). Jadi oleh warga itu mengembalikannya lagi. Memang sudah lama mitos ini ada,” ungkapnya.
Menurutnya, lokasi pohon bungur ini bekas peninggalan Abah Jenggot Cakra Buana. Ia merupakan salah satu tokoh yang berpengaruh di wilayah tersebut. (Ayu/CN/Djavatoday)

