Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hujan lebat mengguyur sejumlah wilayah di Kabupaten Ciamis pada Kamis sore (8/5/2025), memicu kejadian longsor yang nyaris merenggut nyawa seorang warga, Tati Kusmiati. Saat itu, Tati tengah disibukkan dengan aktivitas menguras air yang menggenangi rumahnya akibat aliran dari bukit di belakang kediamannya.
Air terus mengalir deras ke dalam rumah, membuat Tati harus bolak-balik mengangkat air menggunakan ember. Sementara itu, anggota keluarganya, termasuk anak-anaknya yang telah berkeluarga, sudah lebih dahulu menyelamatkan diri ke rumah tetangga.
“Waktu itu hujan sangat deras. Air dari bukit langsung masuk ke dalam rumah, memang biasanya kalau hujan deras suka begitu. Saya coba alirkan airnya pakai ember,” ujar Tati saat ditemui di lokasi, Jumat (9/5/2025).
Saat berdiri di ambang pintu rumah, Tati mendengar suara retakan keras. Dalam hitungan detik, bangunan rumahnya langsung roboh. Beruntung, ia segera berlari keluar dan berhasil menyelamatkan diri.
“Saya sedang berdiri di depan pintu, tiba-tiba terdengar suara retakan. Begitu rumah mulai runtuh, saya langsung lari ke jalan sambil minta pertolongan. Keluarga yang lain sudah lebih dulu mengungsi ke rumah tetangga. Alhamdulillah semuanya selamat. Kalau saya tidak cepat lari, mungkin sudah tertimbun reruntuhan,” tuturnya.
Tati mengaku sangat terpukul dengan kejadian itu. Rumah yang selama ini dihuni bersama anak-anaknya hancur dalam sekejap.
“Saya benar-benar syok. Rasanya seperti mau pingsan. Kejadiannya menjelang waktu magrib. Kami ada tiga keluarga, total delapan orang, sekarang semuanya tinggal sementara di rumah saudara,” tambahnya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis yang menerima laporan dari pihak Desa Karangkamulyan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan penanganan. Selain melakukan asesmen, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik untuk para korban.
“Kami telah datang ke lokasi kejadian, melakukan pendataan dan memberikan bantuan logistik. Memang benar, satu rumah roboh akibat longsor, dan delapan orang terdampak saat ini mengungsi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Ciamis Ani Supiani. (Ayu/CN/Djavatoday)

