Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Puncak gelaran Piala Dunia 2026 menjadi magnet bagi ribuan warga di Kabupaten Ciamis. Sejak Minggu (19/7/2026) malam hingga Senin (20/7/2026) dini hari, Alun-alun Ciamis dipenuhi masyarakat yang mengikuti nonton bareng (nobar) laga final Piala Dunia bersama Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Antusiasme warga sudah terlihat jauh sebelum pertandingan dimulai. Sejak sekitar pukul 20.00 WIB, kawasan alun-alun mulai dipadati masyarakat dari berbagai wilayah di Ciamis. Mereka datang bersama keluarga, teman, hingga komunitas untuk menikmati suasana nobar yang digelar Pemerintah Kabupaten Ciamis.
Sambil menunggu kick-off, pengunjung disuguhi hiburan musik dari sejumlah band lokal. Penampilan para musisi membuat suasana semakin semarak dan menjadi hiburan bagi warga yang rela menunggu hingga pertandingan dimulai pada dini hari.
Ramainya kegiatan nobar juga membawa berkah bagi para pelaku UMKM. Deretan pedagang makanan, minuman, dan kopi di sekitar alun-alun tampak diserbu pembeli. Sejak malam hingga pertandingan berlangsung, mereka sibuk melayani pengunjung yang menikmati suasana kebersamaan di ruang publik tersebut.
Di sela-sela acara, Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyapa masyarakat dari atas panggung. Ia mengajak seluruh warga menikmati pertandingan dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, meski memiliki tim jagoan yang berbeda.
“Malam ini kita akan menyaksikan siapa yang menjadi juara dunia. Silakan dukung tim favorit masing-masing, tetapi tetap jaga sportivitas. Beda dukungan itu hal yang biasa, yang terpenting persaudaraan dan silaturahmi sesama warga Ciamis tetap terjaga,” ujar Herdiat.
Selain itu, Herdiat juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga ketertiban dan kebersihan selama mengikuti nobar di Alun-alun Ciamis.
“Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Ciamis bukan hanya rukun, tetapi juga tertib dan peduli terhadap kebersihan lingkungan. Selamat menyaksikan pertandingan, semoga menjadi hiburan yang bisa kita nikmati bersama,” katanya.
Kegiatan nobar final Piala Dunia 2026 itu tak sekadar menjadi ajang menyaksikan pertandingan sepak bola. Momen tersebut juga menjadi ruang berkumpul bagi masyarakat, menggerakkan perekonomian pedagang kecil, sekaligus mempererat kebersamaan warga di Kabupaten Ciamis. (Ayu/CN/Djavatoday)

