Kampung Zakat Resmi Diluncurkan di Rajadesa, Dana Kencleng Warga Tembus Rp 200 Juta

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Semangat gotong royong dan kepedulian sosial warga Desa Sirnabaya, Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis terus tumbuh melalui pengelolaan zakat yang dilakukan secara mandiri. Upaya itu kini diperkuat dengan diluncurkannya Program Kampung Zakat di desa tersebut, Senin (25/5/2026).

Peresmian Kampung Zakat digelar di halaman kantor Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Desa Sirnabaya. Kegiatan itu dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Ciamis, tokoh agama, perangkat desa hingga masyarakat setempat.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Ciamis, Anwar Solahudin yang hadir mewakili Bupati Ciamis mengatakan, keberadaan Kampung Zakat diharapkan menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran masyarakat dalam berbagi dan membantu sesama.

“Melalui Kampung Zakat ini kami berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menyalurkan zakat melalui lembaga resmi, sehingga manfaatnya benar-benar bisa dirasakan masyarakat yang membutuhkan,” ujar Anwar.

Menurutnya, zakat tidak hanya sebatas bantuan sosial semata, tetapi juga bisa menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat desa apabila dikelola secara baik dan tepat sasaran.

“Program ini bukan hanya soal bantuan sosial, tetapi bagaimana zakat bisa menjadi solusi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program pemberdayaan,” katanya.

Sementara itu, Ketua UPZ Desa Sirnabaya, Wawan Purwana menjelaskan, pengelolaan zakat di desanya telah berjalan sejak lama. Awalnya lembaga tersebut dikenal sebagai Lembaga Amil Zakat Sodaqoh (Lazis) yang dibentuk secara swadaya oleh masyarakat.

Seiring berjalannya waktu, sistem pengumpulan zakat terus berkembang. Mulanya, pengumpulan dilakukan melalui kas RT dengan nominal setoran Rp 100 ribu setiap bulan. Kemudian berubah menjadi sistem jemput bola melalui relawan UPZ Baznas yang mendatangi rumah warga secara door to door.

“Setelah ada arahan dari Baznas Ciamis, sistem pengumpulan kembali disesuaikan menggunakan media kencleng yang dibagikan ke setiap RT,” ujar Wawan.

Dari sistem kencleng tersebut, kata Wawan, dana zakat yang berhasil dikumpulkan setiap bulan mencapai sekitar Rp 11 juta hingga Rp 12 juta. Bahkan total dana yang terkumpul hingga saat ini telah menembus lebih dari Rp 200 juta.

“Alhamdulillah sebagian besar dana itu sudah kembali disalurkan untuk masyarakat melalui berbagai program sosial di Desa Sirnabaya,” katanya.

Ia menyebutkan, sekitar 80 persen dana hasil pengumpulan zakat telah dimanfaatkan untuk membantu warga yang membutuhkan, mulai dari bantuan sosial hingga program pemberdayaan masyarakat.

UPZ Desa Sirnabaya sendiri memiliki sejumlah program unggulan yang terangkum dalam misi Sirnabaya Agamis, Sirnabaya Sehat, Sirnabaya Cerdas, Sirnabaya Peduli, dan Sirnabaya Sejahtera. Melalui program tersebut, UPZ diharapkan terus menjadi wadah kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat kebersamaan warga di lingkungan desa. (Andra/CN/Djavatoday)

Bapenda Ciamis Perkuat Digitalisasi, Ribuan Wajib Pajak Gunakan QRIS

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya digitalisasi pembayaran pajak daerah yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis menunjukkan hasil positif. Selama rangkaian peringatan Hari Jadi...

Kandang Ayam di Cijeungjing Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah kandang ayam semi permanen milik warga di Dusun Handapherang, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, hangus terbakar pada Senin (15/6/2026)...

Banyak Rumah Kosong di Pusat Kota Ciamis, Ini Penyebabnya

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Siapa pun yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Ciamis mungkin akan menemukan pemandangan yang cukup unik. Di tengah kawasan...

Kukang Masuk Rumah Warga di Kawali, Damkar Ciamis Lakukan Evakuasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Petugas Pemadam Kebakaran Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali mengevakuasi seekor kukang yang masuk ke rumah warga di Dusun Indrayasa, Desa Kawali,...

Terbaru