Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kafilah Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadni) DPC Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Kabupaten Ciamis berhasil meraih gelar juara umum pada Porsadni ke-8 tingkat Provinsi Jawa Barat 2026. Kompetisi yang berlangsung di Kabupaten Cianjur pada 23–25 Oktober 2026 itu menjadi momen kembalinya Ciamis ke posisi tertinggi setelah sepuluh tahun.
Ciamis terakhir kali meraih gelar juara umum pada Porsadin ke-4 tahun 2016. Keberhasilan tahun ini sekaligus mengakhiri penantian satu dekade bagi keluarga besar FKDT dan insan pendidikan diniyah di Kabupaten Ciamis.
Ketua FKDT Kabupaten Ciamis, KH Abdul Wahab, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung perjuangan kafilah Ciamis hingga berhasil meraih prestasi tersebut.
Ia menilai pencapaian itu merupakan hasil persiapan yang matang, kerja keras peserta, kekompakan tim, serta dukungan berbagai pihak selama proses pembinaan hingga pelaksanaan perlombaan.
“Sebagai Ketua FKDT Kabupaten Ciamis, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Ciamis H. Herdiat Sunarya, Baznas Ciamis, Kemenag, Seksi PD Pontren Kemenag, serta rekan-rekan media,” ujar Abdul Wahab.
Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, tetapi juga menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan santri di berbagai bidang, mulai dari keagamaan hingga seni dan olahraga.
Prestasi di tingkat provinsi ini sekaligus menunjukkan bahwa Madrasah Diniyah Takmiliyah tidak hanya berperan dalam memperkuat pemahaman agama dan membentuk akhlak santri. Lembaga pendidikan tersebut juga menjadi tempat bagi santri untuk mengembangkan bakat, kreativitas, kedisiplinan, serta sportivitas.
Abdul Wahab juga mengapresiasi kontribusi pengurus FKDT, para pembina, pendamping, peserta, keluarga, dan masyarakat yang ikut mendukung perjuangan kafilah Ciamis. Dukungan dari PAC FKDT serta insan pendidikan diniyah di Kecamatan Baregbeg turut menjadi bagian dari upaya meraih hasil terbaik.
Ia berharap kebersamaan dan sinergi yang telah terbangun dapat terus dipertahankan untuk menjaga keberlanjutan prestasi pendidikan diniyah di Kabupaten Ciamis.
Gelar juara umum Porsadni ke-8 Jawa Barat 2026 kini menjadi modal bagi FKDT Ciamis untuk memperkuat pembinaan dan mempersiapkan santri menghadapi kompetisi berikutnya. Tantangan ke depan bukan hanya mempertahankan gelar, tetapi juga memperluas kesempatan bagi santri untuk mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.
Semangat tersebut sejalan dengan slogan yang diusung, yakni “Nikmat prosesnya, syukuri hasilnya.” Pesan itu menjadi pengingat bahwa keberhasilan lahir dari proses panjang yang melibatkan ikhtiar, doa, kerja sama, dan rasa syukur.
Setelah kembali meraih gelar juara umum, Ciamis diharapkan mampu menjaga tradisi prestasi sekaligus memperkuat peran pendidikan diniyah dalam membentuk generasi yang unggul dan berakhlak. (Andra/CN/Djavatoday)

