Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Aktivitas rutin seorang warga di Dusun Citutut, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, mendadak berubah menjadi kepanikan. Saat hendak menggunakan kamar mandi, ia justru menemukan seekor ular sanca yang sedang merayap di dalam ruangan tersebut, Rabu (24/6/2026).
Peristiwa itu dialami Tati Sumiati (55), pemilik rumah yang tidak menyangka ada satwa liar masuk ke area tempat tinggalnya. Meski ukuran ular tidak terlalu besar, keberadaannya tetap membuat penghuni rumah waswas.
Ular tersebut diketahui memiliki panjang sekitar 60 sentimeter. Saat pertama kali terlihat, hewan melata itu berada di area kamar mandi dan membuat Tati memilih menjauh demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Karena khawatir ular dapat membahayakan anggota keluarganya, Tati segera menghubungi petugas pemadam kebakaran untuk meminta bantuan evakuasi.
Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, membenarkan adanya laporan dari warga terkait kemunculan ular sanca di dalam rumah.
“Kami menerima laporan adanya ular sanca di kamar mandi rumah warga di Dusun Citutut, Desa Dewasari. Setelah menerima informasi tersebut, petugas langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan,” ujar Budi.
Menurutnya, ular pertama kali ditemukan oleh pemilik rumah ketika akan menggunakan kamar mandi. Kemunculan satwa liar tersebut membuat penghuni rumah terkejut dan memilih meminta bantuan petugas yang berpengalaman.
“Pemilik rumah melihat ular sedang merayap di kamar mandi. Karena khawatir membahayakan keluarga, akhirnya menghubungi Damkar untuk dilakukan evakuasi,” katanya.
Petugas UPTD Damkar Ciamis kemudian mendatangi lokasi sekitar pukul 11.00 WIB. Dengan peralatan yang dimiliki, proses penangkapan ular berlangsung cepat dan tidak menemui kendala berarti.
“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Ular berhasil diamankan dan tidak ada korban maupun insiden selama penanganan berlangsung,” ungkap Budi.
Setelah berhasil ditangkap, ular sanca tersebut dibawa petugas untuk diamankan. Selanjutnya, tim Damkar kembali ke markas dan melanjutkan tugas piket kesiapsiagaan.
Budi mengingatkan masyarakat agar tetap tenang apabila menemukan ular atau satwa liar lainnya masuk ke lingkungan rumah. Ia menyarankan warga tidak melakukan penangkapan sendiri apabila tidak memiliki kemampuan dan peralatan yang memadai.
“Jika menemukan ular atau hewan liar lainnya, sebaiknya jangan ditangani sendiri. Segera laporkan kepada petugas agar proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman dan tidak menimbulkan risiko bagi warga,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

