Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Menjelang Idul Fitri, harga sejumlah bahan pokok di Ciamis naik, meski pasokan barang melimpah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (DKUKMP) menegaskan bahwa tidak ada kelangkaan bahan pangan.
Pemkab Ciamis terus melakukan pemantauan serta berbagai upaya stabilisasi harga untuk mencegah lonjakan yang tidak terkendali. Kepala DKUKMP Ciamis, Asep Khalid Fajari, yang didampingi Kabid Perdagangan, Asep Sulaeman, menegaskan kenaikan harga bukan disebabkan oleh kelangkaan barang, melainkan faktor lain yang memengaruhi mekanisme pasar.
“Stok barang di lapangan melimpah, tetapi harga tetap naik. Artinya, ada faktor lain yang perlu diatasi. Kenaikan harga menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) memang selalu terjadi setiap tahun,” ujar Asep, Sabtu (8/3/2025).
Ia juga mencatat bahwa daya beli masyarakat tahun ini cenderung lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Untuk mencegah spekulasi harga akibat penimbunan, Pemkab Ciamis rutin melakukan inspeksi ke gudang-gudang penyimpanan bahan pokok.
“Kami memastikan tidak ada penimbunan oleh distributor. Semua stok yang tersedia harus segera disalurkan ke pasaran,” kata Asep dengan tegas.
Distribusi bahan pokok di Ciamis sendiri terbagi ke beberapa wilayah.
“Pasokan untuk Ciamis bagian utara hingga Tasikmalaya dan Ciawi berasal dari Panjunan. Sementara itu, wilayah selatan seperti Pangandaran dan Cikalong mendapatkan suplai dari Panjunan yang ada di Pamarican, Ciamis,” jelasnya.
Untuk menjaga stabilitas harga, Pemkab Ciamis rutin melaporkan perkembangan harga bahan pokok ke pemerintah provinsi dan pusat.
“Setiap hari kami melakukan pengecekan harga di pasar dan melaporkannya ke pemerintah provinsi hingga kementerian terkait. Dengan koordinasi ini, kami berharap kebijakan yang diambil lebih efektif dalam mengendalikan harga,” pungkasnya.
Pemkab Ciamis terus berupaya mengendalikan harga dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi selama bulan Ramadan hingga Idul Fitri. (Ayu/CN/Djavatoday)

