Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, terutama pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Salah satu langkah strategis yang diambil adalah menyelenggarakan pelatihan literasi bagi para guru PAUD di seluruh wilayah Ciamis.
Puluhan guru dari berbagai kecamatan antusias mengikuti pelatihan yang digelar sepanjang tahun ini. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat pemahaman para pendidik mengenai pentingnya budaya literasi sejak usia dini.
“Literasi bukan hanya soal membaca dan menulis, tapi juga kemampuan berpikir kritis, memahami informasi, serta mengekspresikan ide secara kreatif,” ujar Uned Setiawan, S.Pd., M.Si., Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis.
Selama pelatihan berlangsung, para peserta dibekali dengan berbagai materi aplikatif. Di antaranya adalah strategi membangun lingkungan kelas yang mendukung literasi, praktik membuat sudut baca yang menarik, serta teknik mendongeng dan membaca nyaring (read aloud).
Tidak hanya itu, peserta juga belajar tentang cara memanfaatkan media pembelajaran berbasis literasi dan pentingnya peran keluarga dalam membentuk kebiasaan membaca di rumah.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat. Kami jadi tahu bagaimana membuat anak tertarik membaca sejak dini, bukan hanya dengan buku, tapi juga melalui cerita dan aktivitas menyenangkan,” kata salah satu guru PAUD peserta pelatihan.
Untuk memperkuat isi pelatihan, Dinas Pendidikan menggandeng para praktisi dan pegiat literasi yang telah berpengalaman di bidang pendidikan anak. Mereka menyampaikan materi dan berbagi pengalaman langsung di lapangan.
“Kami ingin menciptakan ekosistem sekolah yang tidak hanya literat, tapi juga ramah anak dan menyenangkan,” tambah Uned Setiawan.
Melalui pelatihan ini, Dinas Pendidikan berharap lahir lebih banyak inovasi literasi yang mampu memberikan dampak langsung terhadap tumbuh kembang anak usia dini di Kabupaten Ciamis.
“Menumbuhkan cinta baca dan semangat belajar sejak dini adalah investasi jangka panjang untuk generasi masa depan,” tegas Uned.
Dengan dukungan semua pihak, terutama para guru dan keluarga, budaya literasi di lingkungan PAUD diharapkan dapat tumbuh kuat dan berkelanjutan. (Ayu/CN/Djavatoday)

