Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan (DKUKMP) Kabupaten Ciamis melakukan inspeksi terhadap ketersediaan dan kelayakan bahan pokok di sejumlah ritel pada Kamis (6/3/2025). Pemeriksaan ini bertujuan untuk memastikan stok dan kualitas bahan pangan tetap aman menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 H. Termasuk melindungi konsumen dari produk kadaluarsa.
Kepala Bidang Perdagangan DKUKMP Ciamis, Asep Sulaeman, mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pengawasan rutin guna memastikan ketersediaan bahan pokok serta memeriksa masa kedaluwarsa produk yang sering dibutuhkan masyarakat selama bulan Ramadan dan Idul Fitri.
“Kami telah melakukan sidak terhadap beberapa komoditas utama, seperti gula, beras, dan minyak goreng. Berdasarkan hasil pemeriksaan di ritel Yogya Ciamis, stoknya dalam kondisi aman dan mencukupi untuk menghadapi Idul Fitri,” ujar Asep.
Selain memantau stok barang, pihaknya juga mengecek masa kedaluwarsa sejumlah produk. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tidak ditemukan produk kadaluarsa, sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.
“Kami memastikan semua produk yang diperiksa masih dalam batas masa layak konsumsi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir,” tambahnya.
Asep menegaskan bahwa pengawasan ini bertujuan untuk menjamin ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat menjelang Idul Fitri, sekaligus melindungi konsumen dari risiko membeli produk yang tidak layak konsumsi.
“Kegiatan ini rutin kami lakukan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) untuk memastikan keamanan produk yang beredar di pasaran,” jelasnya.
Di sisi lain, Yudo Prihantoro, Bagian Umum Supermarket Yogya Ciamis, memastikan ketersediaan bahan pokok di tempatnya dalam kondisi aman. Stok gula, beras, dan minyak masih melimpah dan diperkirakan cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Ciamis.
“Stok bahan pokok masih sangat mencukupi. Namun, dibandingkan tahun sebelumnya, daya beli masyarakat mengalami sedikit penurunan, sekitar 10-20 persen,” ungkap Yudo.
Menurutnya, penurunan daya beli ini terjadi hampir di semua produk kebutuhan pokok serta barang yang biasanya dibeli menjelang Ramadan dan Idul Fitri. (CN/Djavatoday)

