Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Rumah milik Ukim bin Janta (51), warga Dusun Nanggewer, Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, ludes terbakar. Kebakaran terjadi saat pemilik rumah sedang bekerja, Minggu (27/9/2026).
Peristiwa tersebut diperkirakan terjadi sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, Ukim sedang bekerja sebagai kuli panggul kayu di kawasan Cisepet sehingga tidak berada di rumah.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Ciamis Budi Rahmat membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan rumah yang terbakar merupakan bangunan panggung semi permanen dengan material yang didominasi kayu.
“Laporan kami terima sekitar pukul 08.23 WIB. Petugas langsung diterjunkan ke lokasi dengan membawa satu unit armada pancar untuk melakukan penanganan,” kata Budi.
Berdasarkan informasi yang diterima petugas, kebakaran diketahui setelah kerabat korban memanggil Ukim agar segera pulang dari tempatnya bekerja. Saat tiba di rumah, korban mendapati api telah membesar dan melalap hampir seluruh bagian bangunan.
Warga sekitar sempat berupaya memadamkan api secara gotong royong. Mereka menggunakan peralatan seadanya, termasuk ember, untuk mengurangi kobaran api.
Namun, material rumah yang banyak menggunakan kayu membuat api dengan cepat membesar. Upaya warga pun tidak cukup untuk mengendalikan kebakaran hingga akhirnya salah seorang warga menghubungi Mako Damkar Ciamis.
“Dugaan sementara, penyebab kebakaran dipicu akibat adanya korsleting arus pendek listrik,” jelas Budi.
Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi kemudian langsung melakukan pemadaman. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan atau cooling serta melakukan pengecekan di seluruh bagian bangunan untuk memastikan tidak ada bara yang masih menyala.
Penanganan kebakaran tersebut melibatkan sejumlah unsur. Di antaranya anggota Polsek Ciamis, Tagana, petugas PLN Ciamis, FKPPI, Pemerintah Desa Jelat, pihak Kecamatan Baregbeg, serta masyarakat setempat.
Budi memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Meski demikian, rumah beserta sejumlah barang di dalamnya mengalami kerusakan akibat kebakaran.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, kerugian materiil akibat kerusakan bangunan beserta isinya diperkirakan mencapai Rp70 juta,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

