Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Desa Jalatrang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, menjadi sorotan nasional usai terpilih sebagai wakil dalam Lomba Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) tingkat Mabes Polri. Kegiatan penilaian berlangsung pada Selasa (8/7/2025), dimulai sejak pagi hari hingga menjelang siang, dengan partisipasi berbagai pihak dan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah serta Polres Ciamis.
Penilaian lomba ini dipimpin langsung oleh Kasubdit Bhabinkamtibmas Ditbintibmas Korbinmas Baharkam Polri, Kombes Pol Bambang Murdoko, didampingi Auditor Kepolisian Madya Tk III Itwasum Polri, Kombes Pol R. Erry Agoeng Noegraha. Rombongan diterima dengan hangat oleh jajaran Forkopimda Ciamis, di antaranya Sekda Ciamis Dr. H. Andang Firman Triyadi yang hadir mewakili Bupati, serta Kapolres Ciamis AKBP Akmal, S.H., S.I.K., M.H. selaku penanggung jawab kegiatan.
Hadir pula Dir Binmas Polda Jabar Kombes Pol Gunarso, PJU Polres Ciamis, perwakilan Kodim 0613/Cms, Kejari, Pengadilan Agama, dan kepala dinas terkait. Diperkirakan lebih dari 100 orang menghadiri kegiatan yang digelar di Eduwisata Kampung Bungur, Desa Jalatrang.
Penilaian diawali dengan penyambutan di Mapolres Ciamis, kemudian rombongan bergerak menuju lokasi lomba. Acara dibuka dengan sambutan dari Sekda Ciamis yang membacakan pesan Bupati. Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi terhadap Desa Jalatrang yang dinilai berhasil memberdayakan lahan pekarangan menjadi sumber pangan bergizi, dengan komoditas unggulan seperti bawang merah dan ubi ungu.
“Desa Jalatrang menunjukkan bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari rumah. Kami harap program ini menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap pertanian,” ujar Sekda.
Sementara itu, Kapolres Ciamis AKBP Akmal menyatakan bahwa kegiatan ini memiliki makna strategis. “Ini bukan sekadar lomba. Ini adalah cara kita menjaga ketahanan pangan, mempromosikan inovasi desa, dan membawa nama baik Ciamis di tingkat nasional,” ujarnya.
Tim penilai melakukan peninjauan ke sejumlah titik: lahan pembibitan KWT Berlian, Posyandu Tunas Mekar 1, SDN 2 Jalatrang, hingga ke Kampung Berseka. Tak hanya tanaman pangan, tim juga menilai pengelolaan kolam ikan lele dan produk UMKM yang dipamerkan di Kantor Desa Jalatrang.
Penilaian menyeluruh ini mencakup aspek gizi, inovasi pemanfaatan lahan pekarangan, pemberdayaan kelompok wanita tani, serta kolaborasi antara masyarakat dan aparat keamanan.
Sebagai bentuk dukungan, penyerahan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) diberikan kepada KWT Desa Jalatrang. Bantuan ini diharapkan mendorong produktivitas serta keberlanjutan program P2B di masa mendatang.
Dengan pelaksanaan yang tertib dan antusiasme masyarakat yang tinggi, kegiatan berlangsung lancar dan kondusif. Sinergi antara aparat, pemerintah daerah, dan masyarakat desa menjadi kekuatan utama dalam menampilkan wajah pertanian Ciamis yang maju dan bergizi. (Ayu/CN/Djavatoday)

