Dari Bengkel Kecil ke Dapur MBG, Perjalanan Hidup Jajang di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) belakangan menjadi sorotan publik setelah mencuat kasus dugaan korupsi yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana. Namun di tengah polemik tersebut, program MBG justru membawa perubahan bagi sebagian masyarakat kecil.

Salah satu cerita itu datang dari Jajang Nurjaman (25), warga Dusun Citutut, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Bagi Jajang, program MBG bukan sekadar bantuan makanan bergizi bagi siswa, tetapi juga membuka jalan ekonomi yang lebih pasti untuk dirinya.

Sudah sekitar tujuh bulan terakhir, Jajang bekerja sebagai relawan di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG di wilayah Cijeungjing. Setiap hari, ia mulai bekerja pukul 13.00 WIB hingga malam hari dengan tugas membersihkan ompreng dan peralatan makan program MBG.

Sebelum bergabung sebagai relawan, kehidupan Jajang dipenuhi pekerjaan serabutan. Ia pernah bekerja di jasa sablon, membuka bengkel kecil di rumah, hingga menerima pekerjaan apa saja yang datang. Namun penghasilannya tak pernah menentu.

“Dulu serabutan, kadang ada penghasilan, kadang tidak ada sama sekali,” kata Jajang kepada detikJabar.

Lulusan yang tidak sempat menamatkan pendidikan SMP itu mengaku sulit mendapatkan pekerjaan tetap. Kesempatan baru muncul saat dapur MBG mulai dibuka di wilayahnya. Tanpa banyak pikir, ia langsung mendaftarkan diri sebagai relawan.

Namun prosesnya tidak instan. Setelah menyerahkan berkas, Jajang sempat menunggu hampir tiga bulan tanpa kabar.

“Saya kira tidak diterima. Ternyata suatu hari dihubungi lewat WhatsApp untuk ikut seleksi, alhamdulillah lolos,” ujarnya.

Kini, dari pekerjaannya sebagai relawan MBG, Jajang memperoleh penghasilan sekitar Rp 2,4 juta setiap bulan. Nilai itu menurutnya jauh lebih baik dibandingkan saat hanya mengandalkan pekerjaan serabutan.

Penghasilan tetap tersebut perlahan mengubah hidupnya. Selain membantu kebutuhan keluarga dan memperbaiki rumah orang tua, Jajang kini mulai memiliki target masa depan yang sebelumnya terasa sulit diwujudkan.

“Saya sekarang lagi nabung buat nikah. Kalau dulu rasanya susah punya target karena penghasilannya tidak pasti,” katanya sambil tersenyum.

Sebelum menetap kembali di Ciamis, Jajang juga sempat merantau ke Kalimantan Tengah selama sekitar enam bulan. Di sana ia bekerja membuat batako dan sesekali bekerja di area perkebunan sawit. Namun jarak yang jauh dari keluarga membuatnya memilih pulang kampung.

“Pernah kerja di Kalimantan, tapi akhirnya balik lagi ke Ciamis,” ungkapnya.

Meski kini bekerja di dapur MBG, Jajang tetap menjalankan usaha tambal ban dan bengkel kecil miliknya pada pagi hingga siang hari sebelum berangkat bekerja.

Ia berharap program MBG terus berjalan karena manfaatnya tidak hanya dirasakan siswa penerima makanan bergizi, tetapi juga masyarakat kecil yang memperoleh pekerjaan dari program tersebut.

“Program ini membantu warga seperti saya yang sebelumnya sulit dapat penghasilan tetap,” katanya.

Hal senada disampaikan ibunya, Ining. Ia mengaku bersyukur karena kini anaknya memiliki pekerjaan yang lebih jelas dibanding sebelumnya.

“Alhamdulillah sekarang ada penghasilan tetap. Sebagai orang tua tentu senang melihat anak lebih mandiri,” ujar Ining.

Menurutnya, Jajang memang dikenal pekerja keras sejak kecil. Kemampuan memperbaiki motor bahkan dipelajari secara otodidak dari sang ayah hingga akhirnya bisa membuka bengkel kecil sendiri di rumah.

Ining berharap program MBG tetap berlanjut karena dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat kecil.

“Banyak warga yang merasakan manfaatnya, termasuk anak saya,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Turnamen Bola Voli Putri Bupati Cup 2026 Resmi Digelar, Herdiat Dorong Lahirnya Atlet Ciamis Berprestasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Turnamen Bola Voli Putri Indoor Bupati Cup 2026 resmi dibuka di Gedung Gelanggang Galuh Taruna (GGT) Kabupaten Ciamis, Jumat (5/6/2026). Kegiatan...

Zona Khas Pertama di Rest Area Non Tol Resmi Diluncurkan di Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Pemerintah Kabupaten Ciamis resmi meluncurkan Zona KHAS atau Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat di kawasan Rest Area Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis,...

Polres Ciamis Evaluasi Gangguan Kamtibmas, Kapolres Tekankan Profesionalisme Personel

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polres Ciamis menggelar Operasional Gangguan Kamtibmas Bulanan periode Juni 2026 di Aula Pesat Gatra Polres Ciamis, Jumat (5/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi...

Dua Bocah Perempuan Tewas Tenggelam di Sungai Ciseel Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Dua bocah perempuan berinisial KY dan SO, masing-masing berusia sekitar 11 tahun, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Ciseel, Desa Bantardawa,...

Terbaru