Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Bau amis yang tiba-tiba muncul dari air sumur membuat seorang warga di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, merasa penasaran. Saat sumur diperiksa, warga justru menemukan bangkai tikus dan seekor ular kobra Jawa di dalamnya.
Ular tersebut ditemukan pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 10.44 WIB. Karena khawatir ular masih berbahaya, warga kemudian meminta bantuan petugas pemadam kebakaran untuk mengevakuasinya.
Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan ular yang ditemukan merupakan kobra Jawa (Naja sputatrix) dengan panjang sekitar satu meter.
“Awalnya pemilik rumah mencium bau amis dari air sumurnya. Setelah diperiksa, ternyata di dalam sumur ditemukan bangkai tikus dan seekor ular kobra Jawa,” ujar Budi Rahmat kepada detikJabar.
Dari pemeriksaan di lokasi, petugas menduga ular tersebut masuk ke dalam sumur saat mengejar tikus. Keduanya kemudian terperosok hingga akhirnya keberadaan ular diketahui oleh pemilik sumur.
Warga pun segera melaporkan kejadian tersebut kepada UPTD Damkar Ciamis. Petugas langsung menuju lokasi dan melakukan evakuasi.
Ular kobra yang berada di dalam sumur dievakuasi dengan hati-hati. Petugas harus memastikan proses tersebut berlangsung aman karena kobra merupakan ular berbisa yang dapat membahayakan apabila ditangani sembarangan.
“Begitu menerima laporan, petugas langsung datang ke lokasi. Ular kemudian berhasil dievakuasi dari dalam sumur dengan aman dan tidak sampai membahayakan warga,” kata Budi.
Penanganan berlangsung sekitar 29 menit. Petugas mulai melakukan evakuasi pada pukul 10.44 WIB dan kegiatan selesai sekitar pukul 11.13 WIB.
Tidak ada warga yang terluka dalam kejadian tersebut. Setelah ular berhasil dikeluarkan, petugas kemudian meninggalkan lokasi dan kembali ke Mako Damkar Ciamis.
Budi mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menangkap ular sendiri ketika menemukan hewan tersebut di sekitar rumah. Terlebih jika ular yang ditemukan merupakan jenis berbisa seperti kobra.
Menurutnya, langkah paling aman adalah menjaga jarak dan segera meminta bantuan petugas agar ular dapat dievakuasi tanpa membahayakan warga.
“Kalau menemukan ular, apalagi kobra, jangan coba-coba menangkap sendiri. Segera hubungi petugas Damkar agar bisa ditangani dan dievakuasi dengan aman,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

