Cerita Warga Kampung Kuta Ciamis yang Rumahnya Dilewati Api

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Ada 5 rumah warga Kampung Adat Kuta Ciamis yang terbakar. Ajaibnya ada dua rumah yang berdekatan dengan rumah yang terbakar tapi lolos dari api. Malah api melewati rumah itu lalu membakar 3 rumah lain di belakangnya. Warga sekitar pun heran dengan hal tersebut.

Salah satu rumah yang lolos dari kebakaran itu milik Tardi (60) dan Enah. Saat ditemui di lokasi kejadian, Selasa (12/7/2022), keduanya mengaku bersyukur rumahnya selamat dari kebakaran hebat yang melanda Kampung Adat Kuta.

Usut punya usut, konon lolosnya rumah Tardi dari api ada kaitannya dengan hal gaib. Percaya atau tidak, Tardi memiliki sebuah golok atau gobang warisan orang tuanya mampu mencegah kebakaran.

Tardi bercerita, sewaktu di ladang ia mendengar bunyi kentongan tanda adanya kebakaran. Lalu ia pun bergegas pulang dan kaget ternyata rumah milik Ketua Adat Kuta yang terbakar dan sudah merembet ke rumah warga lainnya.

Rumah Tardi yang berjarak sekitar 5 meter dari lokasi kejadian khawatir, api besar itu menyambar rumahnya. Jaraknya hanya terhalang oleh pohon kelapa dan buah. Mengingat semua rumah di kampung Kuta berbentuk panggung terbuat dari kayu, bambu dan atap ijuk.

Warga Kuta dan Golok Warisan

“Saya teringat dengan gobang (golok) pemberian orang tua dulu. Pepatahnya kalau ada kebakaran tinggal ditojokeun (dihadapkan) ke atas sambil berdoa,” ucapnya.

Tak lama kemudian rumah di belakangnya pun ikut terbakar akibat dari percikan api (silalatu) terbang dan jatuh di atap ijuk. Akhirnya ada 5 rumah yang terbakar.

“Istri saya yang pegang gobang, saya naik ke atas sambil bawa ember untuk memadamkan silalatu (percikan api) yang terbang dan jatuh di atap. Meski di apit depan belakang kebakaran, rumah saya tidak ikut terbakar,” ucapnya.

Tardi pun menyebut percaya tidak percaya dengan gobang tersebut mencegah api menyambar rumahnya. Namun pada kenyataannya api melewati rumah Tardi.

“Yang terpenting Alhamdulillah saya bersyukur masih terhindar dari kebakaran ini,” ungkapnya.

Tardi mengaku, golok atau gobang warisan orang tuanya itu selalu ia rawat dan membersihkan setiap bulan Maulud (Rabiul awal). Menurut orang tuanya, golok tersebut jangan sampai di jual. “Gobang ini tidak akan saya jual,” pungkasnya.

Sebelumnya, 5 rumah warga di Kampung Adat Kuta, Desa Karangpaningal, Kecamatan Tambaksari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terbakar. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. (Ayu/CN/Djavatoday)

Ciamis Jadi Lokus Visitasi PKN Tingkat II, Peserta Pelajari Kepemimpinan dan Pengelolaan Lingkungan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kabupaten Ciamis kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi tempat pembelajaran bagi para pemimpin birokrasi. Kali ini, Ciamis dipilih sebagai salah satu lokus...

Target PSGC Ciamis di Liga 2 Musim 2026/2027

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- PSGC Ciamis tidak ingin sekadar menjadi pelengkap dalam persaingan Liga 2 musim 2026/2027. Klub berjuluk Laskar Singacala itu memasang target tinggi...

Jersey Baru PSGC Ciamis di Liga 2 Musim 2026/2027 Bawa Cerita Galuh dan Semangat Persib

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- PSGC Ciamis memasuki musim baru dengan sentuhan warna yang berbeda. Menjelang bergulirnya Liga 2 2026/2027, Laskar Singacala memperkenalkan lima jersey yang...

PSGC Ciamis Siap Mengarungi Liga 2, 29 Pemain Diperkenalkan

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Langkah PSGC Ciamis menuju kompetisi Liga 2 musim 2026/2027 semakin nyata. Klub berjuluk Laskar Singacala itu resmi memperkenalkan skuad yang akan...

Terbaru