Belajar Konservasi dari “Si Abah”, Macan Tutul Gunung Sawal yang Legendaris

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana sore di Alun-Alun Ciamis tampak lebih semarak dari biasanya. Di tengah lalu lalang warga yang bersantai, satu sudut area tampak dipenuhi anak-anak yang antusias mengikuti berbagai aktivitas edukatif. Mereka tengah menyimak pertunjukan wayang satwa, bermain kuis, hingga mewarnai gambar-gambar hewan langka.

Kegiatan bertajuk “Nongki” (Nongkrong Konservasi) itu digelar oleh Bidang Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah III Ciamis dalam rangka memperingati Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) yang jatuh setiap tanggal 10 Agustus.

Daya tarik utama dalam kegiatan ini adalah pameran tulang belulang macan tutul dari Gunung Sawal yang dikenal dengan nama “Si Abah”. Tulang satwa legendaris tersebut dipajang dalam kotak kaca dan menjadi pusat perhatian pengunjung.

“Baru pertama kali lihat langsung tulang macan tutul dari Gunung Sawal. Ini edukatif banget, apalagi buat anak-anak,” ujar Dani, salah satu pengunjung yang datang bersama keluarganya.

Selain tulang Si Abah, pengunjung juga bisa melihat hewan dilindungi seperti trenggiling yang diawetkan, berfoto bersama maskot elang, dan mengikuti berbagai permainan bertema konservasi.

Kepala Bidang KSDA Wilayah III Ciamis, Ahmad Arifin, menyampaikan bahwa pendekatan edukasi lewat ruang publik seperti alun-alun merupakan strategi untuk menjangkau masyarakat lebih luas.

“Kami ingin membawa isu konservasi lebih dekat dengan masyarakat. Tidak melulu lewat seminar atau diskusi formal. Di sini, anak-anak bisa belajar sambil bermain,” jelas Ahmad.

Menurutnya, pendekatan kreatif ini penting agar generasi muda memahami peran mereka dalam menjaga alam dan keanekaragaman hayati.

“Mereka adalah calon penggerak konservasi di masa depan—yang akan menjaga hutan, melindungi satwa, dan melestarikan lingkungan hidup,” tambahnya.

Kegiatan Nongki juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Ciamis, Cabang Dinas Kehutanan, Yayasan Cikananga Terpadu, komunitas Pedal Gas, hingga kalangan Pramuka.

Ahmad menyebut bahwa kondisi konservasi di Ciamis, khususnya di kawasan Suaka Margasatwa (SM) Gunung Sawal, masih cukup terjaga. Wilayah ini merupakan habitat alami bagi satwa langka seperti macan tutul dan owa Jawa.

“Kami bersama BKSDA terus menjaga lanskap Gunung Sawal agar tetap menjadi rumah yang aman bagi satwa liar. Wilayah ini berbatasan dengan lahan Perhutani dan kebun masyarakat, jadi peran warga juga sangat penting,” katanya.

Di sekitar Gunung Sawal, beberapa kelompok tani hutan binaan KSDA mulai mengembangkan konsep ekowisata berbasis konservasi. Inisiatif ini tidak hanya memberi nilai tambah ekonomi bagi warga, tetapi juga menjadi sarana pelestarian lingkungan yang berkelanjutan.

Melalui kegiatan seperti Nongko, diharapkan semangat menjaga alam terus tumbuh, tidak hanya di kalangan pegiat lingkungan, tapi juga masyarakat umum.

“Kami ingin konservasi bukan jadi isu elitis, tapi jadi gerakan bersama,” pungkas Ahmad. (Ayu/CN/Djavatoday)

KPU Ciamis dan Komisi II DPR RI Edukasi Pemilih Muda Hadapi Pemilu 2029

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis bersama Komisi II DPR RI menggelar Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 untuk meningkatkan literasi politik...

Kapolres Ciamis Edukasi Pelajar SMPN 2 Ciamis, Ingatkan Bahaya Bullying hingga Geng Motor

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Masa remaja menjadi periode penting dalam membentuk karakter dan menentukan arah masa depan. Karena itu, pelajar perlu dibekali pemahaman tentang pergaulan...

Panpel PSGC Ciamis Imbau Suporter PSMS Medan Tak Datang ke Stadion Galuh

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Panitia penyelenggara (Panpel) pertandingan PSGC Ciamis mengimbau suporter PSMS Medan untuk tidak hadir di Stadion Galuh Ciamis saat kedua tim bertemu...

PSGC Ciamis Kalah 1-2 dari Persiraja, Heri Kiswanto Siapkan Evaluasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com)- PSGC Ciamis belum berhasil membawa pulang poin saat bertandang ke markas Persiraja Banda Aceh pada pekan ketujuh Liga 2 Indonesia 2026/2027....

Terbaru