Banjir Terjang Dua Kecamatan di Ciamis, Ratusan Rumah dan Ribuan Petak Sawah Terendam

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis dalam beberapa hari terakhir mengakibatkan banjir di dua kecamatan, yakni Purwadadi dan Lakbok. Akibatnya, ratusan rumah dan ribuan petak sawah tergenang air akibat luapan sungai dan sistem drainase yang tak mampu menampung debit air.

Kepala Pelaksana BPBD Ciamis, Ani Supiani, menyebutkan hingga Selasa (27/5/2025) pukul 13.00 WIB, banjir melanda 14 desa di dua kecamatan tersebut. Luapan Sungai Avoor menjadi penyebab utama banjir yang merendam lahan pertanian dan pemukiman warga.

“Banjir ini dipicu oleh intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir, sehingga menyebabkan luapan sungai dan drainase tidak mampu menampung debit air,” ungkap Ani.

Kecamatan Purwadadi

Di Kecamatan Purwadadi, empat desa mengalami dampak cukup signifikan:

Desa Sidarahayu: 200 hektare sawah dan 49 rumah terendam.

Desa Karangpaningal: 290 hektare sawah dan 14 rumah terdampak.

Desa Sukamulya: 314 hektare sawah dan 95 rumah terendam.

Desa Purwajaya: 200 hektare sawah dan 187 rumah terdampak.

Kecamatan Lakbok

Sementara di Kecamatan Lakbok, genangan air meluas hingga ke sepuluh desa:

Desa Sukanagara: 931 petak sawah atau sekitar 210 hektare terendam.

Desa Kertajaya: 630 petak sawah atau 280 hektare terdampak.

Desa Kalapasawit: 50 petak sawah (25 hektare) terendam.

Desa Cintaratu: 34 rumah terdampak.

Desa Cintajaya: 20 rumah terdampak.

Desa Tambakreja: 300 petak sawah atau 60 hektare terendam.

Desa Sidaharja: 150 petak sawah (100 hektare) terdampak.

Desa Sindangangin: 400 petak sawah (150 hektare) tergenang.

Desa Baregbeg: 30 rumah terendam.

Desa Puloerang: 50 petak sawah (14 hektare) dan 80 rumah terdampak.

Awalnya, tinggi muka air (TMA) sempat mencapai 35–80 cm. Namun, kondisi air kini mulai surut dengan TMA berkisar antara 10–35 cm.

BPBD Ciamis bersama instansi terkait segera mengambil langkah tanggap darurat. Koordinasi dilakukan dengan aparat desa, BBWS Citanduy, Dinas PUPRP, Dinas Pertanian, serta TNI dan Polri untuk mempercepat penanganan.

“BPBD telah menyalurkan paket logistik darurat dan bekerja sama dengan PDAM Tirta Galuh untuk mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak. Kami juga memasang hydrant unit di beberapa titik,” terang Ani.

Kajian cepat dan pendataan kerusakan dilakukan oleh tim gabungan untuk merumuskan langkah pemulihan ke depan.

“Kami imbau warga tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Koordinasi lintas sektor terus berjalan untuk penanganan banjir secara optimal,” tutupnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

Bapenda Ciamis Perkuat Digitalisasi, Ribuan Wajib Pajak Gunakan QRIS

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Upaya digitalisasi pembayaran pajak daerah yang dilakukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Ciamis menunjukkan hasil positif. Selama rangkaian peringatan Hari Jadi...

Kandang Ayam di Cijeungjing Ciamis Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp200 Juta

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sebuah kandang ayam semi permanen milik warga di Dusun Handapherang, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, hangus terbakar pada Senin (15/6/2026)...

Banyak Rumah Kosong di Pusat Kota Ciamis, Ini Penyebabnya

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Siapa pun yang melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Ciamis mungkin akan menemukan pemandangan yang cukup unik. Di tengah kawasan...

Kukang Masuk Rumah Warga di Kawali, Damkar Ciamis Lakukan Evakuasi

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Petugas Pemadam Kebakaran Wilayah Manajemen Kebakaran (WMK) Kawali mengevakuasi seekor kukang yang masuk ke rumah warga di Dusun Indrayasa, Desa Kawali,...

Terbaru