Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kolaborasi PSGC Ciamis dengan Persib Bandung tidak mengubah sikap Balad Galuh terhadap klub kebanggaan Tatar Galuh. Kelompok suporter ini menegaskan akan tetap berdiri di belakang PSGC Ciamis dan menjaga loyalitas terhadap warna, bendera, serta identitas klub.
Penegasan itu disampaikan Ketua Balad Galuh Dian Ghozin saat ditemui di Sekretariat DPP Balad Galuh Ciamis, Jumat (3/7/2026). Menurutnya, kerja sama antara PSGC dan Persib justru menjadi langkah yang realistis di tengah beratnya persaingan Liga 2 musim 2026/2027.
Ghozin menilai kompetisi Liga 2 musim ini tidak bisa dipandang ringan. Persaingan antarklub disebut semakin ketat, bahkan ada tim yang sudah menyiapkan anggaran besar untuk menghadapi musim baru. Dalam situasi seperti itu, ia melihat manajemen PSGC perlu mengambil langkah strategis agar tim tetap bisa bersaing.
“Semua tahu persaingan di Liga 2 musim ini sangat berat. Atmosfernya hampir seperti Liga 1 beberapa tahun lalu. Bahkan ada klub yang menyiapkan anggaran sampai Rp60 miliar. Jadi kami melihat manajemen memang harus realistis membaca kondisi,” ujarnya.
Meski mendukung kolaborasi tersebut, Balad Galuh sejak awal tetap memberikan sejumlah catatan kepada manajemen. Bagi mereka, kerja sama dengan Persib tidak boleh menghilangkan jati diri PSGC Ciamis sebagai klub kebanggaan warga Tatar Galuh.
Ghozin menegaskan, nama PSGC harus tetap dipertahankan, markas tim tidak boleh berpindah dari Stadion Galuh, dan keberadaan pemain lokal juga harus tetap menjadi perhatian. Menurutnya, tiga hal itu merupakan bagian penting dari identitas klub yang tidak bisa ditawar.
“Dari awal kami mendukung, tapi dengan syarat identitas PSGC harus tetap dijaga. Nama klub jangan berubah, home base tetap di Stadion Galuh, dan pemain lokal juga harus diberdayakan untuk masa depan sepak bola Ciamis,” katanya.
Ia menambahkan, kerja sama dengan Persib seharusnya tidak hanya dipandang dari sisi dukungan finansial. Lebih dari itu, kolaborasi ini juga bisa menjadi jalan bagi PSGC untuk belajar soal tata kelola klub yang lebih profesional, mulai dari manajemen tim hingga pengembangan pembinaan pemain.
Menurut Ghozin, sejauh ini berbagai harapan suporter terkait kerja sama tersebut sudah diakomodasi. Karena itu, Balad Galuh menyambut positif langkah manajemen PSGC yang memilih berkolaborasi dengan Persib.
Di sisi lain, ia juga mengingatkan bahwa animo suporter pada Liga 2 diperkirakan akan jauh lebih besar dibanding musim sebelumnya. Karena itu, ia meminta seluruh pendukung PSGC bisa menunjukkan sikap yang lebih dewasa, menjaga ketertiban, dan menghindari tindakan yang justru merugikan klub.
“Kami ingin suporter semakin dewasa dalam mendukung tim. Jangan sampai ada tindakan yang berujung sanksi dan merugikan klub. Pemain berjuang di lapangan, kami berjuang di tribun. Posisi kami tetap sama, menjadi pemain ke-12 untuk PSGC Ciamis,” tuturnya.
Balad Galuh mengakui mereka masih terus berproses untuk membesarkan basis suporter dan membangun kultur dukungan yang lebih matang. Namun satu hal yang mereka pastikan, loyalitas terhadap PSGC Ciamis tidak akan berubah meski klub kini memasuki babak baru lewat kolaborasi dengan Persib Bandung. (Ayu/CN/Djavatoday)

