Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Prestasi membanggakan kembali diraih atlet Paralayang Kabupaten Ciamis. Dalam ajang Babak Kualifikasi (BK) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang digelar di Venue Paralayang Puncak, Kabupaten Bogor, kontingen Ciamis berhasil menembus 10 besar dari total 156 atlet yang berasal dari 18 Pengcab kabupaten/kota se-Jabar.
Selama enam hari pelaksanaan lomba, para atlet mengikuti berbagai kategori pertandingan, di antaranya nomor Ketepatan Mendarat (KTM). Kontingen Ciamis menurunkan empat atlet, satu official, dan satu coach. Hasil akhir diumumkan pada Kamis (30/10/2025) sore, di mana atlet-atlet Ciamis berhasil menunjukkan kemampuan terbaiknya meski harus bersaing ketat dengan ratusan peserta lain.
Ketua Pengcab Paralayang Ciamis Endang Haris Juandana didampingi Sekretaris Pengcab Paralayang Ciamis, Dian Udeng, mengungkapkan rasa bangga dan bahagianya atas capaian tersebut. Menurutnya, pencapaian ini menjadi bukti bahwa atlet paralayang asal Ciamis mampu bersaing di level provinsi tanpa harus merekrut atlet dari luar daerah.
“Kami bangga karena atlet yang lolos ini murni hasil binaan Pengcab Paralayang Ciamis. Mereka lahir dan berlatih di Ciamis, khususnya di venue Paralayang Datar Gandul, Desa Sagalaherang, Kecamatan Panawangan,” ujar Dian.
Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa hasil di BK Porprov Jabar ini menjadi langkah awal untuk menyiapkan atlet-atlet asli Ciamis menuju Porprov XVI Jawa Barat tahun 2026 mendatang. Pihaknya berkomitmen terus melakukan pembinaan berkelanjutan agar prestasi tersebut bisa ditingkatkan di masa depan.
“Kami akan terus menggali potensi para atlet dan mempersiapkan mereka secara matang, baik dari segi latihan maupun mental bertanding. Target kami, di Porprov berikutnya, Ciamis bisa meraih prestasi yang lebih baik,” tambahnya.
Selain fokus pada peningkatan prestasi olahraga, Pengcab Paralayang Ciamis juga memiliki visi besar untuk menjadikan olahraga ini sebagai bagian dari pengembangan sport tourism di Kabupaten Ciamis.
“Paralayang ini punya daya tarik luar biasa. Dengan dukungan alam Sagalaherang yang indah, kami ingin menjadikan venue Datar Gandul bukan hanya tempat latihan, tapi juga destinasi wisata olahraga. Dengan begitu, masyarakat setempat bisa merasakan dampak ekonomi melalui sektor pariwisata,” jelas Dian.
Menurutnya, sport tourism paralayang akan menjadi potensi unggulan Ciamis di masa depan, karena selain mengangkat prestasi atlet, juga mampu mendongkrak ekonomi masyarakat sekitar.
“Harapan kami, olahraga paralayang ini bisa menjadi magnet wisata baru di Ciamis. Wisatanya berkembang, olahraganya berprestasi, dan masyarakatnya ikut sejahtera,” pungkas Dian.
Ajang BK Porprov Jabar ini menjadi momentum penting bagi Pengcab Paralayang Ciamis untuk terus mengembangkan potensi atlet lokal sekaligus memperkuat sinergi antara olahraga dan pariwisata daerah. (CN/Djavatoday)

