Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Akademisi Universitas Galuh (Unigal) Ciamis mengimplementasikan teknologi irigasi tetes di Desa Sukahurip, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (15/9/2025). Dalam program ini, tim dosen menyerahkan bantuan berupa toren dan mesin pompa air sebagai penunjang sistem irigasi.
Salah satu dosen Fakultas Teknik Unigal, Gini Hartati, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat (PKM). Menurutnya, teknologi irigasi tetes dihadirkan untuk mendorong efisiensi penggunaan air sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian warga setempat.
“Program ini kami laksanakan karena adanya masalah perubahan iklim dan sulitnya memprediksi cuaca. Hal itu berdampak pada berkurangnya pasokan air bagi lahan pertanian,” kata Gini kepada wartawan.
Ia menambahkan, target utama dari program ini adalah memaksimalkan produktivitas lahan pertanian sekaligus mengurangi ketergantungan petani terhadap musim hujan. Dengan begitu, masyarakat bisa menjalankan aktivitas budidaya secara berkelanjutan serta membantu ketersediaan pangan keluarga.
“Alhamdulillah, kegiatan PKM yang dimulai sejak Juni telah selesai dan berjalan lancar. Teknologi irigasi tetes ini sudah berhasil mengairi lahan seluas 300 meter persegi di Desa Sukahurip,” jelasnya.
Lebih lanjut, Gini berharap penerapan teknologi tersebut dapat mendorong kemandirian pangan warga Sukahurip. Dengan pengelolaan lahan yang lebih efektif, masyarakat diharapkan bisa memperoleh manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kesejahteraan.
“Harapan kami, Desa Sukahurip bisa menjadi desa mandiri dan kuat dalam ketersediaan pangan, sehingga kesejahteraan warganya semakin meningkat,” pungkasnya. (Nunung/CN/Djavatoday)

