Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Agun Gunandjar, Anggota DPR RI Komisi XIII dari Daerah Pemilihan (Dapil) Jawa Barat X, kembali menunjukkan sisi humanis dan kepedulian sosialnya yang tinggi.
Di tengah jadwal yang padat saat turun ke wilayah dapilnya, ia secara khusus menyempatkan diri singgah di Jalan Yos Sudarso, Kabupaten Ciamis.
Tujuannya satu, yakni membesuk sahabat lamanya, Agus (72), yang kini terbaring sakit akibat komplikasi penyakit gula hingga mengharuskan kedua kakinya diamputasi.
Momen pertemuan dua kawan yang pernah bersama-sama duduk di Senayan pada tahun 1997 ini berlangsung sangat emosional, hangat, dan sarat akan makna persahabatan sejati.
Kehadiran tokoh politik senior di kediaman sahabatnya tersebut bukanlah sekadar kunjungan formal, melainkan panggilan hati nurani.
Dalam pertemuan yang berlangsung akrab itu, keduanya terlihat asyik bernostalgia. Mereka saling menanyakan kondisi kesehatan, bertukar pikiran, dan saling mendoakan.
“Saya datang ke sini khusus untuk menjenguk sahabat seperjuangan waktu di DPR dan SOKSI dahulu. Sebelum melanjutkan agenda ke Kuningan untuk mengisi acara di Universitas Islam Al Ihya, saya memang menyempatkan diri menjenguk beliau di Ciamis,” ungkap wakil rakyat yang dikenal dekat dengan akar rumput tersebut.
Semangat Mengabdi Agun Gunandjar dan Agus di SOKSI
Bagi Agun Gunandjar, semangat juang sahabatnya itu patut menjadi teladan berharga, khususnya bagi kader organisasi dan generasi muda.
Meskipun kondisi fisik Agus saat ini sangat terbatas akibat penyakit diabetes, dedikasinya terhadap kemajuan organisasi tidak pernah surut sedikit pun.
Lebih lanjut, ia menuturkan rasa bangganya karena Agus tetap produktif memberikan sumbang saran.
Semangat pantang menyerah ini terbukti dari keaktifan Agus di grup WhatsApp SOKSI (Sentral Organisasi Karyawan Swadiri Indonesia).
Hal ini membuktikan bahwa pengabdian tidak harus selalu di lapangan, melainkan bisa melalui gagasan tajam dan dorongan moral dari tempat tidur.
Dukungan Moral Agun Gunandjar untuk Kesembuhan Sahabat
Sebagai seorang sahabat lama, Agun Gunandjar datang tidak sekadar membawa kenangan, tetapi juga memberikan suntikan motivasi yang luar biasa.
Ia menyadari sepenuhnya bahwa masa pemulihan setelah amputasi memerlukan dukungan psikologis yang sangat kuat dari lingkungan terdekat.
Dalam perbincangan tersebut, ia terus memotivasi Agus agar senantiasa tabah dan kuat.
Ia mengingatkan bahwa rasa sakit yang dialami saat ini harus bisa diterima dengan penuh keikhlasan.
Ujian ini merupakan sebuah fase agar manusia bisa belajar lebih sabar, bersyukur, dan berserah diri kepada Sang Pencipta.
Sebelum bergegas pulang untuk melanjutkan tugasnya, politisi kelahiran 1958 ini memberikan sedikit bantuan materiil guna meringankan beban keluarga Agus.
Tindakan spontan ini merupakan bentuk empati nyata yang menunjukkan bahwa solidaritas kemanusiaan harus selalu dikedepankan.
Sosok Agun Gunandjar di Mata Kawan Seperjuangan
Pertemuan ini jelas meninggalkan kesan yang sangat mendalam bagi Agus. Ia mengaku terharu dan bersyukur memiliki kawan seperjuangan di Partai Golkar serta Komisi I era 1997 yang masih menjaga tali silaturahmi.
Baginya, Agun Gunandjar adalah figur politikus teladan yang konsistensinya tak lekang oleh waktu.
Agus memaparkan bahwa sejak dahulu, karakter sahabatnya itu sama sekali tidak berubah. Ia tetap menjadi pribadi yang sederhana, rajin, gigih, dan memiliki dedikasi tinggi.
Oleh karena itu, sangat wajar apabila hingga saat ini ia terus mendapatkan tempat dan kepercayaan khusus di hati rakyat Jawa Barat.
Pesan Mendalam dari Pertemuan Penuh Berkah
“Saya sungguh tidak menyangka Agun Gunandjar akan datang langsung ke sini. Awalnya, saya hanya mengirimkan pesan WhatsApp untuk bersilaturahmi dan memberitahukan keadaan saya. Ternyata beliau sangat peduli dan di sela kesibukannya, beliau bersedia hadir ke rumah,” tutur Agus dengan nada penuh haru.
Agus juga menambahkan harapannya agar kebaikan hati sahabatnya tersebut dibalas dengan keberkahan yang berlipat ganda.
Doa tulus dari seorang sahabat diharapkan mampu menjadi pengiring kelancaran tugas pengabdian sang wakil rakyat ke depannya.
Melanjutkan Langkah Pengabdian ke Kuningan
Setelah memastikan kawan lamanya kembali bersemangat, Agun Gunandjar kemudian berpamitan.
Destinasi berikutnya adalah Kabupaten Kuningan, di mana ia telah diagendakan untuk menjadi pembicara dalam acara penting di Universitas Islam Al Ihya (UNISA) Kuningan.
Agenda intelektual ini merupakan bagian tak terpisahkan dari tanggung jawabnya dalam menyerap aspirasi dan mengedukasi konstituen di daerah pemilihan.
Kunjungan singkat di Ciamis ini memberikan pesan kuat bagi publik. Kisah Agun Gunandjar menjenguk sahabatnya bukan sekadar berita rutinitas dewan, melainkan potret nyata tentang pentingnya menjaga persahabatan, merawat kesetiaan, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan di atas segalanya.
Kehadirannya memberikan kesejukan dan inspirasi berharga di tengah padatnya dinamika politik tanah air. (Ayu/CN/Djavatoday.com)

