Berita Banjar (Djavatoday.com),- Suasana penuh suka cita menyelimuti Desa Jajawar, Kota Banjar, Jawa Barat, saat ratusan warga berbondong-bondong mengikuti kegiatan pesta rakyat dalam rangka menyambut lebaran Hari Raya IdulFitri 1446 Hijriah. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan dan kebanggaan warga terhadap desanya. Tradisi khas bernama ngubyak balong menjadi pembuka rangkaian acara.
Warga dari berbagai kalangan, anak-anak hingga orang tua, turun langsung ke kolam untuk menangkap ikan bersama. Gelak tawa dan keceriaan tercermin dari wajah-wajah peserta, memperlihatkan kuatnya ikatan sosial dan nilai gotong royong yang terus dilestarikan.
Kemeriahan berlanjut dengan makan liwet bersama, salah satu tradisi lokal yang kental dengan nuansa kekeluargaan. Harum ikan bakar dan sajian khas lainnya semakin mempererat keakraban antarsesama warga.
Selain merayakan Idulfitri, kegiatan ini juga menjadi bagian dari peringatan hari jadi ke-19 Desa Jajawar sejak pemisahannya dari Desa Cibeureum. Kepala Desa Jajawar, Samsudin, menyampaikan rasa bangganya terhadap perkembangan desa yang kini telah berdiri secara mandiri.
“Tradisi ngubyak balong ini menjadi momen refleksi atas rasa syukur kita bersama. Lewat kegiatan ini, kami ingin memperkuat tali silaturahmi antarwarga. Sekaligus mengenang perjalanan Desa Jajawar selama 19 tahun terakhir,” ujarnya pada Minggu (6/4/2025).
Rangkaian acara digelar merata di seluruh dusun di wilayah Desa Jajawar. Samsudin berharap, momen penuh kebersamaan ini bisa menjadi awal baru untuk mempererat persatuan masyarakat setelah sempat terbelah akibat kontestasi pemilihan kepala daerah.
“Sekarang saatnya bersatu kembali, bersama membangun desa yang kita cintai ini, serta mendukung Kota Banjar menjadi Masagi, selaras dengan visi pimpinan daerah yang baru,” pungkasnya. (Diana/CN/Djavatoday)

