Berita Banjar (Djavatoday.com),- Prajurit Yonif Raider 323/Buaya Putih kembali ke tanah air setelah menyelesaikan tugas sebagai Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Republik Indonesia–Papua Nugini. Kedatangan mereka disambut langsung oleh Wali Kota Banjar, Sudarsono, dalam sebuah acara yang berlangsung di markas Yonif Raider 323/BP pada Minggu (30/3/2025) malam.
Suasana haru dan penuh kebanggaan tampak menyelimuti acara tersebut. Masyarakat Banjar memberikan penghormatan mendalam kepada para prajurit yang telah mendedikasikan diri untuk menjaga kedaulatan negara.
Dalam sambutannya, Sudarsono mengungkapkan rasa bangga dan terima kasih atas dedikasi para prajurit raider.
“Kepulangan kalian menjadi bukti nyata keberhasilan dalam menjaga keamanan di perbatasan. Semoga momen ini menjadi waktu yang berharga untuk berkumpul kembali bersama keluarga tercinta. Kota Banjar bangga memiliki prajurit seperti kalian,” ujar Sudarsono.
Acara penyambutan ini juga menjadi wujud dukungan terhadap Yonif Raider 323/BP, yang terus menjalankan perannya sebagai benteng pertahanan negara. Sudarsono menegaskan bahwa para prajurit bukan sekadar penjaga perbatasan, tetapi juga pilar harapan bagi masa depan bangsa.
“Mereka adalah simbol keberanian dan pengabdian. Kehadiran mereka memastikan keamanan dan stabilitas, sekaligus mendukung pembangunan di wilayah perbatasan,” tambahnya.
Lebih dari sekadar menjalankan tugas, para prajurit juga berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur vital di Papua. Selama lebih dari satu tahun, mereka menghadapi berbagai tantangan di lapangan, baik secara fisik maupun strategis. Kini, mereka kembali dengan membawa kisah perjuangan dan semangat juang yang tetap membara.
Momen kepulangan ini menjadi pengingat bagi masyarakat tentang pentingnya menghargai jasa para penjaga bangsa. Dedikasi mereka dalam menjaga kedaulatan negara adalah sesuatu yang patut diapresiasi oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Kita harus selalu menghormati pengorbanan mereka, karena menjaga negara bukanlah tugas yang mudah. Mereka adalah kebanggaan kita semua,” tutup Sudarsono. (Diana/CN/Djavatoday)

