Puspa Agraria Malang, Wisata Edukasi Petik Buah Melon

Puspa Agraria Malang merupakan sebuah kebun buah melon sekaligus objek wisata alam dengan konsep edukasi. Tempat ini semula hanya berfungsi sebagai kebun buah melon dengan sistem hidroponik oleh anak-anak muda atau anak milenial desa. Mereka mengelola kebun ini dengan terampil, mulai dari menanam hingga masa panen. Saat masa panen, para petani milenial tersebut sering kali mengundang masyarakat untuk datang memetik buah bersama.

Kegiatan tersebut ternyata membuahkan antusias yang tinggi dari masyarakat. Banyak masyarakat setempat yang tertarik, mendapatkan ilmu baru, serta refreshing dengan berswafoto di area kebun. Akhirnya tempat ini pun resmi menjadi objek wisata edukasi petik buah yang hanya buka saat masa panen saja.

Anda bisa berfoto dengan aesthetic berlatarkan melon-melon segar yang masih tergantung pada pohonnya. Juga mencicipi lezatnya melon yang asli dari petani Indonesia. Penasaran? Mari simak terlebih dahulu informasi selengkapnya tentang Puspa Agraria Malang dalam uraian berikut ini.

Sekilas Tentang Puspa Agraria Malang

Sobat Djava, apakah Anda bosan berwisata ke tempat yang itu-itu saja? Jika iya, maka Anda harus mencoba berwisata ke Malang, lebih tepatnya ke Desa Bedali yang memiliki tempat wisata petik buah yang edukatif. Buah yang dapat Anda petik tersebut adalah buah melon dengan ragam jenisnya.

Tempat petik buah melon tersebut bernama Puspa Agraria Malang. Kebun melon pada objek wisata ini memiliki luas sekitar 400 meter persegi dengan bangunan greenhouse untuk mendukung sistem hidroponik. Greenhouse ini mampu menampung sekitar 600 polibag besar dengan dua pohon melon setiap polibag. Jenis melon yang ada di kebun ini pun beragam, ada melon jenis devina, ithanon, golden apolo, hingga rangipo.

Daya Tarik Wisata Petik Buah Puspa Agraria Malang

Objek wisata ini memiliki beberapa daya tarik tersendiri yang menjadi magnet bagi wisatawan untuk berkunjung. Salah satunya adalah wisatawan dapat melihat langsung pohon atau tanaman melon yang tersusun rapi dengan buahnya yang siap panen. Ada yang berwarna kuning dan ada yang berwarna cream dengan ukuran yang berbeda-beda, berkisar antara 600 sampai dengan 1.600 gram. Anda bisa memetiknya langsung, kemudian memakannya untuk merasakan rasa legitnya yang lezat.

Namun, jangan lupa untuk menimbangnya terlebih dahulu agar jelas berapa biaya yang harus Anda keluarkan untuk melon tersebut. Selain itu, Puspa Agraria Malang juga memungkinkan Anda untuk mempelajari cara menanam melon dengan sistem hidroponik yang benar. Sebagai sarana edukasi, tempat ini telah terbukti selalu menarik perhatian pelajar SMK dan/atau sederajat untuk belajar menjadi petani muda. 

Bagi Anda yang gemar berswafoto, tempat ini juga cocok, lho. Pohon-pohon melon yang merambat tinggi dengan rapi dan berjajar menjadi pemandangan yang menarik. Buahnya yang kuning berukuran besar di antara hijaunya pohon yang merambat menjadi latar belakang foto yang aesthetic. 

Fasilitas dan Jam Operasional

Objek wisata Puspa Agraria Malang menyediakan fasilitas wisata petik buah melom yang bisa Anda nikmati langsung. Dengan spot foto alami dan fasilitas edukasi yang menarik terutama bagi para calon petani muda. Untuk jam operasionalnya, objek wisata ini buka dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB setiap Senin hingga Sabtu. Khusus hari Jumat akan tutup untuk istirahat salat jumat mulai pukul 11.00 sampai dengan pukul 13.00 WIB. 

Namun, perlu Anda ingat bahwa objek wisata petik buah ini hanya buka untuk umum saat masa panen saja. Untuk mengetahui masa panennya, sebaiknya Anda stay tuned mendapatkan informasi terkini tentang jadwal panennya melalui Instagram resmi @puspaagraria. Anda juga dapat memperoleh informasi lebih lanjut dengan menghubungi nomor 087750995668.

Alamat Lengkap dan HTM Puspa Agraria Malang

Puspa Agraria Malang berlokasi di Kabupaten Malang, lebih tepatnya Sengkkrajan, Desa Bedali, Kec. Lawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur 65215. Harga tiket masuknya gratis, Anda hanya perlu membayar jika memetik melonnya dengan harga Rp25.000 per kilogram. Anda bisa mengunjungi objek wisata ini bersama keluarga sembari piknik saat liburan tiba. (Rismawati/Djavatoday)

Pariwisata Indonesia Tumbuh Positif hingga Juli 2026, Kunjungan Wisman Capai 8,98 Juta

Sektor pariwisata Indonesia menunjukkan kinerja positif hingga Juli 2026. Sejumlah indikator utama, mulai dari kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), perjalanan wisatawan nusantara (wisnus), hingga tingkat...

Wamenpar Tinjau Wisata Aceh, dari Desa Wisata hingga Museum Tsunami

Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Aceh untuk melihat langsung pengembangan pariwisata berbasis masyarakat, sekaligus potensi wisata sejarah...

Tips Liburan Ekonomis ke Destinasi Prioritas Tanpa Bikin Kantong Jebol

Liburan tidak selalu harus menghabiskan banyak uang. Dengan perencanaan yang tepat, perjalanan ke berbagai destinasi prioritas di Indonesia tetap bisa dilakukan tanpa membuat kondisi...

Ini Dia 5 Destinasi Wisata Budaya di Indonesia yang Menawarkan Kekayaan Sejarah dan Tradisi yang Indah

Indonesia tidak hanya identik dengan ribuan pulau yang tersebar luas dari Sabang sampai Merauke, tetapi juga dikenal sebagai negara yang kaya akan keanekaragaman budaya....

Terbaru