Berita Nasional (Djavatoday.com),- Memasuki musim libur sekolah pertengahan tahun 2026, Kementerian Pariwisata mengingatkan seluruh pengelola destinasi wisata agar lebih memperhatikan aspek keselamatan dan kenyamanan pengunjung.
Imbauan tersebut disampaikan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyusul meningkatnya mobilitas masyarakat selama masa liburan sekolah. Pemerintah menilai lonjakan wisatawan ke berbagai daerah perlu diantisipasi dengan kesiapan fasilitas dan pengawasan yang optimal di destinasi wisata.
Widiyanti mengatakan, keselamatan wisatawan harus menjadi prioritas utama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, pelaku usaha wisata hingga pengelola objek wisata.
“Kami berharap seluruh daerah dapat menjadikan surat edaran ini sebagai pedoman operasional agar kesiapan destinasi wisata tetap terjaga secara optimal selama masa libur sekolah,” ujar Widiyanti dalam keterangan resminya.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pariwisata Nomor SE/3/HK.01.03/MP/2026 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Wisata yang Aman, Nyaman dan Menyenangkan pada Saat Libur Sekolah Tahun 2026 yang ditandatangani pada 4 Juni 2026.
Melalui surat edaran itu, pengelola destinasi wisata diminta memastikan seluruh fasilitas wisata berada dalam kondisi layak dan aman digunakan pengunjung. Selain itu, penerapan standar operasional prosedur (SOP) dan keselamatan kerja juga diminta dilakukan secara disiplin.
Pemeriksaan rutin terhadap wahana wisata dan sarana pendukung lainnya juga menjadi perhatian pemerintah guna mencegah potensi kecelakaan selama tingginya aktivitas wisata.
Tak hanya itu, Kementerian Pariwisata juga meminta pengelola destinasi mengatur kapasitas pengunjung agar tidak terjadi penumpukan yang dapat mengganggu kenyamanan maupun keselamatan wisatawan.
Selain kepada pengelola wisata, pemerintah turut mengimbau masyarakat untuk lebih bijak saat bepergian selama masa liburan. Wisatawan diminta mencari informasi terkait kondisi cuaca, kepadatan lokasi wisata hingga mematuhi aturan yang berlaku di destinasi tujuan.
“Dengan demikian, momentum libur sekolah dapat berlangsung aman, nyaman dan menyenangkan bagi semua,” kata Widiyanti.
Kementerian Pariwisata berharap tingginya aktivitas wisata selama libur sekolah tahun ini tidak hanya berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga tetap berjalan aman dan kondusif di berbagai daerah tujuan wisata. (Ayu/CN/Djavatoday)

