Kampung Kolecer Tasikmalaya, Wisata Nuansa Budaya Sunda

DJAVATODAY.COM, WISATA TASIKMALAYA – Salah satu tempat unik dengan kearifan lokal yang wajib anda kunjungi. Adalah Kampung Kolecer Tasikmalaya, di kampung Wangun, Desa Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.

Kolecer dalam bahasa Indonesia berarti baling-baling yang terbuat dari bambu. Kolecer merupakan salah satu permainan tradisional yang populer di tanah sunda. Kampung Kolecer ini digagas oleh Kepala Desa Cisayong Yudi Cahyudin. Yang kemudian disambut antusias oleh warga setempat.

Yaya Sonjaya, Tim Kreator Kampung Kolecer mengatakan Kampung Kolecer ini sebagai wujud kepedulian terhadap permainan tradisional sunda. Terutama dari pemerintah desa dan kasepuhan di wilayah tersebut.  Kolecer ini sudah ada sejak zaman dulu.

“Kampung Kolecer Tasikmalaya ini sengaja digagas sekaligus untuk mengenalkan kolecer kepada anak generasi sekarang. Anak-anak dilatih cara membuatnya,” ungkapnya, Senin (3/8/2020).

Yaya mengakui, kolecer saat ini mulai dilupakan. Anak-anak zaman sekarang lebih memilih permainan modern atau bemain game di gadget dari pada bermain di tanah lapang.

Seoarng inisiator Kampung Kolecer Egi Supriadi menuturkan, kolecer memiliki filosofi dan makna yang sangat tinggi. Kolecer bisa dikatakan cerminan hidup yang kita jalani. “Ketika kita mendapat kesuksesan, maka harus berhenti sejenak untuk merenung dan instropeksi,” katanya.

Kepala Desa Kades) Cisayong Yudi Cahyudin mengungkapkan pihak pemerintah desa sangat mendukung dibangunnya Kampung Kolecer Tasikmalaya ini. Menurutnya dalam putaran kolecer bisa diambil makna bahwa sebagai manusia harus memutar otak memikirkan pembangunan dan kemajuan desa.

“Ini sebagai bentuk kreatifitas warga, sebuah karya untuk kemajuan desa. Sekaligus bukti kerja keras serta gotong royong masyarakat,” terangnya.

Ia mengajak kepada wisatawan dimana saja, yang ingin bernostalgia dengan permainan sunda bisa datang ke kampung kolecer. Selain bisa memainkan kolecer, juga bisa menikmati suasana area persawahan yang indah dengan angin yang sepoy-sepoy.  “Bagi yang ingin melestarikan permainan sunda silahkan datang kesini di Desa Cisayong,” ucapnya.

Yudi menyatakan Kampung Kolecer Tasikmalaya ini mengembalikan dan mengenalkan permainan tradisional kepada anak sekarang. Agar kolecer ini tak tergerus oleh zaman.  (AY/djavatoday)

5 Rekomendasi Kebun Bunga yang Instagramable, Bisa untuk Spot Fotografi!

Kebun bunga menjadi salah satu destinasi menarik untuk berfoto karena menawarkan pemandangan yang cantik dan memukau. Bagi para pencinta bunga, kebun bunga seolah surga...

Tren Sleep Tourism, Gaya Liburan Baru yang Fokus pada Kualitas Tidur

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pariwisata terus mengalami perubahan tren. Jika sebelumnya liburan identik dengan agenda padat, berburu destinasi populer, hingga aktivitas ekstrem, kini...

Jadwal Festival BRI Jazz Gunung 2026; Intip Bocoran Line-up Mewah dan Agenda Rahasia di Balik Keindahan Dua Gunung Ikonik

Berita Nasional, (Djavatoday.com) - Kementerian Pariwisata Republik Indonesia mengumumkan dukungan penuh terhadap peluncuran jadwal festival BRI Jazz Gunung 2026 yang siap menyapa para pencinta...

Mencengangkan! Festival Tabut Bengkulu 2026 Hadirkan Transformasi Budaya dan Simbol Kebangkitan Ekonomi Daerah yang Mengglobal

Berita Nasional, (Djavatoday.com) - Pemerintah Provinsi Bengkulu memastikan Festival Tabut Bengkulu 2026 akan kembali menyapa masyarakat pada 16–25 Juni 2026 di Lapangan Sport Centre,...

Terbaru