Berita Pangandaran (Djavatoday.com),- Pemerintah Kabupaten Pangandaran meluncurkan program terobosan di bidang layanan kesehatan bertajuk Kesehatan Melesat. yang bertujuan mempercepat proses pelayanan medis sekaligus meningkatkan aksesibilitas bagi masyarakat, khususnya pasien dalam kondisi darurat dan warga kurang mampu.
Inisiatif ini diprakarsai langsung oleh Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, sebagai bagian dari upaya reformasi layanan publik di sektor kesehatan. Melalui program ini, Pemkab menargetkan waktu pelayanan medis di fasilitas kesehatan dapat dipangkas menjadi kurang dari 60 menit—mulai dari pendaftaran hingga penebusan obat.
“Kami ingin masyarakat Pangandaran mendapatkan layanan kesehatan yang cepat, tepat, dan efektif,” ujar Bupati Citra saat ditemui usai kunjungan kerja, Rabu (4/6/2025).
Salah satu komponen utama dalam program ini adalah digitalisasi sistem pendaftaran pasien. Dengan penerapan sistem daring, pasien akan terdaftar lebih cepat dan dokter spesialis sudah standby sejak pukul 08.00 WIB untuk melayani tanpa jeda antrean panjang.
Langkah ini diharapkan mengurangi waktu tunggu dan meminimalisir penumpukan pasien di ruang tunggu fasilitas kesehatan.
Tak hanya fokus pada efisiensi waktu, Kesehatan Melesat juga menghadirkan dimensi sosial dalam pelaksanaannya. Bagi warga yang tidak mampu secara ekonomi maupun pasien dengan keterbatasan fisik seperti lumpuh atau penderita hipertensi berat, pemerintah menyediakan layanan jemput pasien menggunakan ambulans dari puskesmas terdekat.
“Masyarakat yang membutuhkan bantuan akan dijemput langsung, tanpa dipungut biaya,” terang Citra.
Untuk pasien dalam kondisi darurat yang membutuhkan rujukan cepat ke rumah sakit, prosedur administrasi akan disederhanakan. Dalam situasi tertentu, pasien langsung dirujuk ke RSUD Pandega tanpa menunggu proses birokrasi yang panjang.
“Jika ada rujukan dari puskesmas, langsung kirim saja. Soal administrasi bisa menyusul. Yang utama adalah keselamatan pasien,” tegasnya.
Dengan berfokus pada kecepatan, kepedulian, dan akses merata, program ini dirancang untuk menyentuh seluruh lapisan masyarakat. Kesehatan Melesat menjadi simbol komitmen pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada warga yang tertinggal dalam mendapatkan hak atas layanan medis yang layak.
Program ini pun mendapat sambutan positif dari tenaga kesehatan dan masyarakat, yang menilai kehadiran program sebagai langkah nyata dalam membenahi layanan publik yang selama ini kerap dikeluhkan lambat dan tidak efisien. (Diana/CN/Djavatoday)

