Tips Menyimpan Bahan Makanan Agar Tahan Lama dan Tak Terbuang Sia-sia

Menurut sebagian orang, membeli dan menyimpan bahan makanan dengan jumlah yang banyak adalah hal praktis karena bisa dijadikan stok mingguan atau bahkan lebih lama dari itu. Beberapa bahan makanan juga akan lebih murah jika dibeli sekaligus daripada secara berkala. Belanja bahan makanan dalam jumlah banyak memang terdengar hemat dan efisien, apalagi jika jarak pasar atau lokasi belanja dengan rumah terbilang jauh. Sayangnya, tak sedikit risiko bisa terjadi.

Bahan makanan yang disimpan di luar maupun di dalam kulkas memiliki kemungkinan untuk layu, busuk, hingga berubah warna dan tak lagi terlihat segar. Niat mau hemat jadi gagal karena bahan makanan harus dibuang akibat lagu dan semacamnya. Selain rugi dari segi keuangan, membuang makanan yang sudah tak layak makan juga membuat limbah rumah tangga semakin meningkat. Jika tetap ingin menyediakan stok bahan makanan, penting untuk tahu bagaimana cara menyimpannya supaya bisa tahan lama dan tidak terbuang sia-sia.

Tips Menyimpan Bahan Makanan

Belanja bahan makanan dalam jumlah banyak bukanlah sebuah kesalahan. Dalam situasi tertentu, hal ini justru bisa menjadi langkah strategis yang perlu diambil. Tapi kamu harus bisa bertanggungjawab dan bijak dalam mengelola persediaan bahan makanan yang telah kamu beli. Pastikan semuanya tidak ada yang rusak dan masih layak pakai. Berikut tips menyimpan bahan makanan agar tahan lama dan tak secara cuma-cuma.

Kenali Kategori Bahan Makanan

Setiap jenis bahan makanan memiliki karakteristik dan masa penyimpanan yang berbeda. Ada beberapa yang memang memerlukan perlakuan khusus agar tetap awet dan aman dikonsumsi. Seperti daging yang harus disimpan di suhu dingin atau dibekukan karena rentan terkontaminasi bakteri. Cara ini tentunya tidak berlaku untuk tomat dan pisang yang sebaiknya tidak disimpan di kulkas karena bisa mengubah rasa dan teksturnya. Maka dari itu, kenali dahulu kategori setiap bahan makanan yang kamu beli sebelum memutuskan bagaimana cara menyimpannya.

Gunakan Wadah Kedap Udara

Menyimpan bahan makanan menggunakan wadah kedap udara menjadi salah satu cara yang efektif. Hal ini dikarenakan wadah kedap udara bisa menjaga kesegaran makanan hingga membuatnya tetap awet walaupun dibiarkan selama berhari-hari. Selain itu, tips yang satu ini juga bertujuan untuk mencegah kontaminasi dan memperlambat proses oksidasi. Supaya lebih hemat, pilih wadah berbahan kaca atau plastik food-grade yang bisa digunakan berulang kali untuk segala jenis sayur, buah potong, dan makanan sisa.

Terapkan Sistem FIFO (First In, First Out)

Secara sederhana, sistem FIFO adalah kiat atau metode yang semestinya diterapkan, di mana bahan makanan yang masuk di awal, harus digunakan lebih dulu. Metode ini sangat cocok digunakan supaya tidak ada bahan yang kadaluwarsa atau sekadar turun kualitasnya. Untuk mempermudah, coba letakkan bahan makanan yang lebih lama dibeli di depan dan yang baru di belakang. Dengan begitu kamu bisa dengan gampang melihat mana yang harus segera digunakan sebelum tanggalnya melebihi batas.

Untuk Jenis Sayur, Keringkan Sebelum disimpan

Menyimpan bahan makanan berupa segala macam jenis sayur harus dilakukan dengan telaten. Usai membeli, sayuran biasanya dicuci untuk menghilangkan debu atau kotoran yang menempel. Nah! Sebelum disimpan atau dimasukkan ke dalam kulkas, keringkan dahulu menggunakan tisu dapur. Karena jika disimpan dalam keadaan basah, sayur jadi mudah busuk akibat kelembapan berlebih.

Bekukan Makanan Sisa atau Bahan Berlebih

Pembekuan merupakan salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mencegah makanan menjadi basi. Jika dibekukan, makanan bisa bertahan hingga berminggu-minggu. Tips ini cocok untuk kamu yang tidak sempat mengolah bahan makanan dalam waktu dekat. Misalnya rendang yang justru bisa lebih enak setelah dibekukan dan dihangatkan kembali. Namun, ada pula beberapa makanan yang sebaiknya tidak dibekukan, seperti telur rebus, buah yang kandungan airnya tinggi, mayones, dan beberapa lainnya.

Menyimpan bahan makanan dengan cara yang bijak tidak sekadar menghemat uang, tapi juga meminimalisasi limbah makanan yang akan berdampak buruk pada lingkungan jika jumlahnya terus meningkat. Dengan tips-tips di atas, kamu bisa lebih bertanggungjawab dalam mengelola bahan makanan. Dengan begitu, tidak ada lagi bahan makanan yang rusak, layu, kering, atau busuk. (Karin/Djavatoday)

Kurangi Intensitas Komunikasi, Begini Cara Cut Off Teman yang Toxic!

Memiliki teman yang suportif dan selalu memberi semangat adalah dambaan semua orang. Sayangnya, orangsulitmendapatkan circle yang positif karena tidak semua orang memiliki tingkat kedewasaan...

Jangan Salah Pilih Shade, Berikut 5 Penyebab Make Up Oksidasi dan Tips Mengatasinya!

Pernahkah kamu merasa wajahmu tampak lebih gelap dan kusam setelah beberapa jam pemakaian make up? Kondisi ini biasa disebut dengan istilah oksidasi, yakni ketika...

Ini Dia 6 Penyebab Mudah Lupa Selain karena Faktor Usia

Lupa merupakan salah satu sifat alami manusia yang dapat terjadi pada siapa saja. Hal ini dikarenakan manusia memiliki kapasitas memori yang terbatas sehingga tidak...

Ini Dia 5 Hal yang Dapat Kamu Kontrol agar Hidup Terasa Lebih Tenang

Sebagai makhluk sosial, kita tentu selalu hidup berdampingan dengan orang lain. Dalam setiap kehidupan, hubungan antar manusia menghadirkan banyak sekali cerita, baik suka maupun...

Terbaru