Pilates merupakan olahraga low-impact yang pertama kali dikembangkan pada awal abad ke 20 oleh Joseph Pilates. Olahraga ini dikenal ideal untuk membentuk tubuh yang lebih seimbang sehingga acapkali dilakukan untuk meningkatkan fleksibilitas, kekuatan inti tubuh, serta kontrol pernapasan.
Di tengah tren olahraga yang kian menjamur dan beragam, pilates menjadi salah satu jenis latihan yang makin populer, terutama di kalangan perempuan. Berbeda dengan olahraga intensitas tinggi, pilates lebih menekankan kualitas gerakan dibanding kuantitas repetisi. Beberapa penelitian ilmiah bahkan menunjukkan bahwa pilates memang memberikan dampak positif bagi kesehatan secara menyeluruh tanpa membuat sendi mendapat tekanan berlebih.
5 Manfaat Pilates Menurut Sains
Pada saat pilates, gerakan yang dilakukan cenderung tenang dan terkontrol, menjadikannya sebagai olahraga pilihan yang banyak manfaatnya. Bahkan, menurut sains, pilates tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan fisik, tapi juga baik untuk kesehatan mental.
Membantu Memperbaiki Postur Tubuh
Manfaat melakukan pilates yang pertama adalah membantu memperbaiki postur tubuh. Beberapa orang mungkin mengalami masalah pada postur tubuh karena berbagai alasan, seperti duduk terlalu lama, membawa beban yang tidak seimbang, hingga kurangnya aktivitas fisik. Alhasil, tubuh terlihat bungkuk.
Beberapa penelitian menyarankan pilates untuk membantu tubuh menjadi lebih stabil. Apabila melakukannya secara rutin, otot inti seperti otot perut, punggung bawah, dan panggul dapat terlatih. Tubuh jadi lebih siap menopang posisi tegak, baik saat berdiri maupun duduk.
Meningkatkan Fleksibilitas dan Keseimbangan Tubuh
Manfaat melakukan pilates berikutnya adalah meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan tubuh. Hal ini dikarenakan pilates memiliki gerakan peregangan yang tenang dan terkontrol. Koordinasi antara otot, pernapasan, dan konsentrasi juga menjadi faktor pendukung yang secara efektif melatih keseimbangan tubuh. Karena itulah pilates sering direkomendasikan untuk berbagai kelompok usia, termasuk lansia yang ingin menjaga stabilitas tubuh.
Membantu Mengurangi Nyeri Punggung
Bagi pemula, pilates mungkin terlihat sulit dan menantang. Namun, tingkat kesulitan pilates sangatlah fleksibel karena Anda dapat melakukan gerakan yang sesuai dengan kemampuan tubuh Anda. Selain itu, manfaat pilates turut menjadi alasan mengapa sebaiknya Anda mencoba olahraga ini. Salah satunya yaitu membantu mengurangi nyeri punggung.
Nyeri punggung seolah menjadi keluhan yang sering kali dialami, biasanya karena posisi cedera ligamen akibat salah posisi saat mengangkat beban, kebiasaan menunduk saat bermain ponsel, hingga kurangnya aktivitas olahraga. Menurut beberapa studi kesehatan, pilates mampu membantu mengurangi nyeri punggung kronis karena latihan ini dapat memperkuat otot inti yang berfungsi untuk menopang tulang belakang serta aman dilakukan karena low-impact.
Baik untuk Kesehatan Mental
Manfaat melakukan pilates tidak hanya mengarah pada kesehatan fisik, melainkan juga memberikan sisi positif untuk kesehatan mental. Banyak penelitian menemukan bahwa olahraga seperti pilates dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, hingga meningkatkan suasana hati. Hal ini dikarenakan pilates mengharuskan Anda menjaga kontrol gerakan serta fokus pernapasan. Karena itu, pilates sering dianggap sebagai kombinasi antara latihan fisik dan relaksasi.
Membantu Membentuk Tubuh Lebih Seimbang
Meski tidak selalu membakar kalori sebanyak olahraga kardio, pilates terbilang cukup efektif dalam membentuk tubuh yang lebih proporsional dan seimbang. Gerakan pilates melibatkan hampir seluruh otot tubuh, membuatnya menjadi lebih kencang tanpa terlihat terlalu besar. Dengan latihan rutin, pilates dapat membantu memperkuat otot inti, membuat tubuh lebih lentur, serta meningkatkan koordinasi gerak. Inilah alasan mengapa banyak orang memilih pilates untuk mendapatkan tubuh yang sehat sekaligus ideal.
Itu dia lima manfaat pilates menurut sains yang bisa menjadi acuan Anda untuk melakukannya! Pilates bukan sebatas tren olahraga, melainkan investasi jangka panjang yang dapat memberikan dampak positif untuk kesehatan tubuh dan pikiran. (Karin/Djavatoday)

