Mata minus atau rabun jauh adalah gangguan penglihatan di mana seseorang kesulitan melihat objek jarak jauh dengan jelas. Gangguan penglihatan ini menjadi salah satu permasalahan yang umum terjadi, terutama pada remaja yang terlalu sering menatap layar gadget atau membaca terlalu dekat.
Tahukah kamu bahwa mata minus bisa cenderung bertambah? Umumnya, minus bertambah paling cepat saat masa pertumbuhan, dari usia 6–20 tahun. Setelah usia 20–25 tahun, penambahan biasanya mulai melambat atau stabil. Namun, pernyataan tersebut bisa saja berbanding terbalik, terutama bagi mereka yang terlalu lama di depan layar atau belajar tanpa jeda, minus bisa tetap bertambah di usia dewasa. Nah! Buat kamu yang punya rabun jauh, bisa mencoba tips di bawah agar minus tidak bertambah atau semakin parah.
Tips Agar Mata Minus Tidak Bertambah
Jika kamu termasuk orang yang tidak memaksa mata untuk bekerja terus-menerus, kamu sudah selangkah lebih baik dalam menjaga kesehatan mata. Berikut merupakan 5 tips penting agar minusmu tidak bertambah!
Istirahat mata secara berkala
Bagi penderita rabun jauh, mengistirahatkan mata secara berkala bukanlah sebuah pilihan, melainkan keharusan. Langkah ini dapat mencegah kelelahan pada mata. Coba terapkan aturan 20-20-20, di mana setiap 20 menit, kamu harus mengalihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik. Cara tersebut diyakini mampu menjadikan otot mata lebih rileks, menjaga fokus, dan mengurangi risiko ketegangan mata akibat terlalu berlebihan dalam aktivitas visual jarak dekat.
Gunakan kacamata sesuai resep dokter
Agar mata minus tidak bertambah, penting untuk memakai kacamata sesuai dengan resep terbaru dari dokter. Jangan abaikan penggunaan kacamata karena berisiko menyebabkan mata bekerja lebih keras, sehingga kondisi rabun jauh pun semakin parah. Jika kamu merasa penglihatanmu semakin kabur, segera periksa ke dokter mata.
Hindari paparan matahari langsung terlalu lama
Agar mata minus tidak bertambah, hindari paparan matahari langsung terlalu lama. Hal ini dikarenakan paparan sinar UV yang berlebihan justru dapat merusak retina. Walaupun cahaya alami baik untuk mata, terlalu lama terpapar sinar matahari tanpa perlindungan bisa menimbulkan stres oksidatif pada jaringan mata. Sebaiknya gunakan topi bertepi lebar atau berteduh saat matahari sedang terik agar tetap mendapatkan manfaat cahaya alami tanpa membahayakan penglihatan.
Lakukan senam mata
Bukan hanya tubuh yang membutuhkan olahraga, tapi juga mata yang memang perlu dilatih agar tetap sehat dan tidak mudah lelah, apalagi buat kamu yang sering berpindah dari aktivitas di luar ruangan ke dalam ruangan. Untuk menjaga fleksibilitas otot mata, cobalah lakukan senam mata. Misalnya setiap dua jam sekali, gerakkan bola mata ke kiri dan ke kanan, ke atas, ke bawah, lalu tutup mata sejenak untuk relaksasi.
Jaga pola makan yang kaya nutrisi untuk mata
Agar mata minus tidak bertambah, jangan lupa menjaga pola makan! Mata membutuhkan nutrisi penting seperti vitamin A, C, E, dan omega 3. Maka dari itu, sering-seringlah mengonsumsi wortel, sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, buah-buahan seperti jeruk dan kiwi, serta ikan untuk mencukupi asupan gizi. Dengan begitu, risiko bertambahnya minus bisa diminimalkan.
Kebiasaan sederhana seperti melindungi mata dari sinar UV dan menjaga pola makan merupakan opsi tepat untuk mengurangi risiko bertambahnya rabun jauh. Selain itu, kamu juga perlu membatasi kegiatan yang memaksa mata kamu untuk terus menatap layar, baik ponsel, laptop, dan semacamnya. Yuk, jaga kesehatan mata dengan memberinya waktu istirahat yang cukup! (Karin/Djavatoday)

