Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Sejumlah umat Muslim yang tergabung dalam Aksi 1802 menggelar audiensi dengan anggota DPRD Ciamis pada Selasa (18/2/2025).
Dalam pertemuan tersebut, mereka menyampaikan aspirasi terkait isu nasional dan isu daerah, khususnya mengenai bulan suci Ramadan.
Sebelum memasuki Gedung DPRD Ciamis, puluhan peserta aksi terlebih dahulu menggelar orasi di depan pelataran pintu masuk. Mereka kemudian diterima oleh Ketua Komisi A DPRD Ciamis, Yoyo Wahyono.
Koordinator lapangan aksi, Elman Jam’an, menyampaikan ada dua tuntutan utama dalam aksi ini. Pertama, menyoroti proyek strategis nasional (PSN) PIK 2 yang dinilai merugikan masyarakat.
Oleh karena itu, mereka meminta DPRD Ciamis untuk meneruskan aspirasi mereka ke tingkat provinsi dan pusat.
“Kerugiannya terkait penyalahgunaan oleh oligarki dan berbagai dampak negatif lainnya,” ujar Elman.
Tuntutan kedua berfokus pada menjaga kesucian Ramadan di Kabupaten Ciamis. Mereka meminta DPRD Ciamis untuk mendorong pemda menertibkan warung makan yang tetap beroperasi secara terbuka saat bulan puasa.
“Kami ingin bulan suci ini benar-benar dihormati. Maka dari itu, kami mendorong DPRD untuk menyampaikan hal ini kepada Pemda Ciamis,” tegasnya.
Selain itu, mereka juga mengusulkan agar pemerintah daerah mengadakan program diklat Ramadan bagi siswa-siswi di Ciamis.
Tanggapan DPRD Ciamis
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua Komisi A DPRD Ciamis, Yoyo Wahyono, menyatakan pihaknya siap menyampaikan tuntutan terkait PSN PIK 2 kepada DPR RI.
“Terkait isu nasional, kami akan meneruskan aspirasi ini ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Untuk isu daerah, Yoyo menegaskan DPRD Ciamis akan berkoordinasi dengan Satpol PP guna menjaga ketertiban selama Ramadan.
“Mereka ingin suasana Ramadan tetap kondusif, jadi kami akan berkoordinasi agar warung-warung makan tidak beroperasi secara terbuka saat bulan puasa,” jelasnya.
Terkait usulan pesantren kilat bagi pelajar, DPRD Ciamis juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait serta Pj Bupati Ciamis mengenai kemungkinan penerbitan surat edaran khusus.
Dengan adanya audiensi ini, harapannya aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti demi kebaikan bersama, baik dalam isu nasional maupun pelaksanaan ibadah Ramadan di Ciamis. (Ayu/AA/Djavatoday.com)

