Tumpukan Sampah di Area Bendungan Leuwi Keris Ciamis Terbakar, Damkar Berjibaku hingga Dini Hari

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Tumpukan sampah di area Bendungan Leuwi Keris, Dusun Guha, Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, terbakar pada Jumat (3/7/2026) petang. Kebakaran yang melanda area seluas kurang lebih 200 meter persegi itu berhasil ditangani petugas pemadam kebakaran setelah proses pemadaman dan pendinginan berlangsung hingga dini hari.

Kepala Bidang Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan laporan kebakaran diterima petugas sekitar pukul 18.34 WIB. Informasi itu disampaikan warga setempat bernama Iik Abdul Kholik, setelah api di lokasi pembuangan sampah terlihat membesar dan dikhawatirkan merembet ke area sekitar.

“Laporan kami terima pukul 18.34 WIB. Petugas langsung bergerak satu menit kemudian dan tiba di lokasi sekitar pukul 18.50 WIB. Saat sampai di lokasi, api masih menyala cukup besar di area tumpukan sampah,” ujar Budi, Jumat malam.

Objek yang terbakar merupakan tumpukan sampah milik BBWS Citanduy yang berada di kawasan Bendungan Leuwi Keris. Berdasarkan data petugas, api mulai terlihat sekitar pukul 17.50 WIB sebelum akhirnya dilaporkan ke UPTD Damkar Ciamis.

Untuk menangani kebakaran itu, Damkar Ciamis menerjunkan tiga unit armada pancar dengan total 12 personel. Petugas kemudian melakukan observasi, pemadaman, pendataan, sekaligus edukasi kepada warga di sekitar lokasi.

“Penanganan berlangsung cukup lama karena yang terbakar adalah tumpukan sampah. Material seperti ini mudah menyala kembali sehingga petugas harus memastikan bara benar-benar padam. Proses pemadaman dan pendinginan selesai sekitar pukul 02.00 WIB,” kata Budi.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.

“Alhamdulillah tidak ada korban, baik luka maupun meninggal dunia. Untuk penyebab kebakaran saat ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Dalam proses penanganan kebakaran, Damkar Ciamis juga mendapat dukungan dari sejumlah unsur di lapangan, mulai dari warga setempat, Babinsa, Polsek Cijeungjing, BPBD, BBWS Citanduy, hingga aparat Desa Handapherang.

Budi mengimbau masyarakat agar segera melapor jika menemukan titik api, terutama saat musim kemarau mulai berlangsung. Menurutnya, respons cepat dari warga sangat penting agar kebakaran tidak meluas dan bisa segera dikendalikan petugas.

“Kalau ada kebakaran sekecil apa pun, sebaiknya segera laporkan. Penanganan cepat sangat menentukan agar api tidak membesar dan merembet ke area lain,” pungkasnya. (Ayu/CN/Djavatoday)

5 Rekomendasi Wisata Edukasi di Ciamis untuk Mengisi Libur Sekolah

Libur sekolah selalu menjadi waktu yang paling dinanti anak-anak. Ada yang memilih bermain seharian, jalan-jalan bersama keluarga, atau sekadar menikmati suasana santai di rumah....

Jembatan Gantung Ciamis-Tasik yang Sempat Ditutup Kades Kini Kembali Dibuka

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Jembatan Gantung Sukamenak yang menghubungkan Desa Wanasigra, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, dengan Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Purbaratu, Kota Tasikmalaya, kini kembali bisa...

Usai Jembatan Gantung Penghubung Ciamis-Tasikmalaya Ditutup Kades, Dedi Mulyadi Janjikan Solusi dan Perbaikan Akses

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Penutupan Jembatan Gantung Sukamenak yang menghubungkan wilayah Ciamis dan Tasikmalaya akhirnya mendapat perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Gubernur Jawa Barat Dedi...

Bukan Sekadar Seremonial, FORMAGAT Rayakan Harlah dengan Pelayanan Langsung untuk Warga Ciamis

Berita Ciamis (Djavatoday.com),- FORMAGAT rayakan Hari Lahir ke-13 dengan cara berbeda. Organisasi kepemudaan itu menghadirkan berbagai layanan publik langsung ke Desa Cileungsir, Kecamatan Rancah,...

Terbaru