Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelajar Kabupaten Ciamis. Ilgi Muhammad Malik, siswa kelas IX SMPN 2 Ciamis, berhasil meraih Juara 1 pada Kejuaraan Silat Perisai Diri Antar Sekolah 2025 tingkat Jawa Barat yang berlangsung di Bandung, Selasa (26/8/2025).
Kemenangan tersebut menjadi catatan gemilang bagi SMPN 2 Ciamis sekaligus mengharumkan nama daerah di kancah provinsi.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMPN 2 Ciamis, R. Selamet, mengaku bangga sekaligus bersyukur atas pencapaian yang diraih siswanya. Ia menyebut Ilgi mampu menunjukkan keseimbangan antara prestasi akademik dan olahraga.
“Kami bersyukur siswa kami memiliki kompetensi di bidang akademik maupun olahraga. Nama SMPN 2 Ciamis kini semakin dikenal berkat prestasi ini,” ujarnya.
Selamet menambahkan, pihak sekolah tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga membangun karakter siswa. Setiap Rabu sekolah menggelar program Dirasah Smart School, sementara setiap Jumat diadakan kegiatan mengaji bersama. Program tersebut diharapkan mampu menumbuhkan kedisiplinan sekaligus memperkuat nilai moral peserta didik.
Sementara itu, Ilgi mengungkapkan keberhasilannya merupakan hasil kerja keras dan latihan intensif yang telah ia jalani sejak awal tahun 2025. Hampir setiap hari ia berlatih demi menghadapi ajang tingkat provinsi di Bandung.
“Latihan rajin banget dari awal 2025, hampir setiap hari. Teknik paling sulit itu guntingan, karena harus pas banget ke kaki lawan sampai jatuh,” tutur Ilgi.
Ia juga memberikan pesan inspiratif kepada adik-adik kelasnya agar terus berlatih dengan disiplin dan selalu mendengarkan arahan pelatih.
“Jangan cepat puas, terus rajin latihan, dengarkan arahan pelatih. Terima kasih kepada sekolah dan pelatih yang sudah membimbing saya sejak awal,” ucapnya.
Kemenangan Ilgi Muhammad Malik di ajang Kejuaraan Silat Perisai Diri Jawa Barat 2025 tak hanya menjadi kebanggaan bagi SMPN 2 Ciamis, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dengan disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah. (Ayu/CN/Djavatoday)

