Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Polres Ciamis Polda Jawa Barat menggelar program pembinaan dan penyuluhan di sejumlah sekolah menengah atas di Kabupaten Ciamis. Langkah ini dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap kekerasan pada anak, perundungan (bullying), kenakalan remaja, hingga ancaman geng motor.
Kegiatan tersebut berlangsung serentak pada Senin (4/8/2025) dengan melibatkan seluruh personel satuan fungsi dan Polsek jajaran Polres Ciamis. Salah satunya, jajaran Satuan Binmas Polres Ciamis yang turun langsung memberikan pembinaan ke beberapa sekolah, termasuk SMA Negeri 1, SMA Negeri 2, dan SMA Negeri 3 Ciamis.
Kasat Binmas Polres Ciamis, AKP Rahmat Komara, SH., M.H., memimpin langsung penyuluhan di SMA Negeri 1 Ciamis. Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada siswa maupun guru terkait pencegahan kekerasan di lingkungan sekolah, termasuk ancaman geng motor.
“Kami ingin membentengi para pelajar dan tenaga pendidik agar mampu mencegah terjadinya perundungan, kekerasan terhadap anak, dan kenakalan remaja lainnya,” jelas AKP Rahmat.
Selain itu, penyuluhan juga mencakup edukasi tertib berlalu lintas, jenis pelanggaran dan sanksinya, faktor penyebab kecelakaan, serta bahaya keterlibatan dalam geng motor.
“Kami mengimbau pelajar untuk tidak ikut-ikutan geng motor karena risikonya besar, mulai dari tindak kriminal, tawuran, hingga penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.
AKP Rahmat menegaskan bahwa kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari Maklumat Kapolda Jabar tentang pemberantasan geng motor dan premanisme.
Selain itu, pihaknya turut menyosialisasikan kebijakan Jam Malam Pelajar yang diterapkan Gubernur Jawa Barat, yakni pukul 21.00 hingga 04.00 WIB. Kebijakan ini diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja pada malam hari sekaligus meningkatkan efektivitas waktu belajar dan istirahat pelajar.
Tak hanya itu, penyuluhan juga menyinggung isu lain yang tengah marak di kalangan pelajar, seperti dampak negatif bullying, penyalahgunaan gadget, serta bahaya judi online (JUDOL).
“Kami dorong siswa untuk berani melapor jika melihat atau mengalami perundungan. Kami juga mengingatkan agar bijak dalam menggunakan gadget dan menjauhi praktik judi online,” terang AKP Rahmat.
Melalui program ini, Polres Ciamis berharap dapat menciptakan lingkungan belajar yang aman dan kondusif.
“Kami ingin membentuk generasi muda yang cerdas, taat hukum, dan memiliki kesadaran sosial. Upaya ini juga diharapkan mampu menekan angka kekerasan, perundungan, serta tindak kriminal di kalangan pelajar,” pungkas AKP Rahmat. (Ayu/CN/Djavatoday)

