Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Suasana sore yang biasanya tenang di Dusun Selacai, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, mendadak riuh. Seekor ular king kobra sepanjang hampir tiga meter muncul di samping rumah milik Uhen Suhendar (42), perangkat desa setempat.
Awalnya, Uhen hanya berniat pergi ke warung seperti biasa. Namun langkahnya terhenti begitu melihat sosok hitam berkilat tengah melingkar di sisi rumahnya. Sadar yang dilihatnya adalah ular besar dan berbahaya, ia langsung menjauh sambil menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis.
Tak lama berselang, tim Damkar Pos WMK Kawali tiba di lokasi. Dengan perlengkapan lengkap, mereka segera mengamankan area agar warga tidak mendekat. Proses evakuasi berlangsung menegangkan. Ular yang dikenal memiliki bisa mematikan itu sempat bereaksi agresif saat petugas mencoba mendekat.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan petugas berhasil mengevakuasi ular tanpa menimbulkan korban.
“Petugas kami langsung bergerak begitu menerima laporan. Evakuasi dilakukan dengan penuh kehati-hatian karena jenis ular ini sangat berbisa—gigitannya bisa mematikan dalam hitungan menit. Alhamdulillah, prosesnya berjalan lancar,” jelas Budi, Minggu (5/10/2025).
Menurut Budi, kemunculan ular berbisa di lingkungan warga kerap terjadi terutama pada musim pancaroba. Perubahan cuaca dan aktivitas manusia di sekitar habitat alami mendorong satwa liar berpindah tempat untuk mencari lokasi yang lebih hangat atau sumber makanan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, terutama bagi yang tinggal di sekitar kebun, sawah, atau semak belukar. Jika menemukan ular atau hewan berbahaya, segera lapor ke petugas Damkar agar bisa ditangani dengan aman,” tambahnya.
Saat ini, ular king kobra tersebut sudah diamankan di Pos Damkar Kawali. Meski situasi telah kembali kondusif, warga Selacai masih diliputi rasa waswas. Mereka berharap tak ada lagi tamu tak diundang seperti itu berkeliaran di sekitar rumah. Kejadian serupa memang bukan kali pertama terjadi di wilayah Ciamis. (Ayu/CN/Djavatoday)

