Berita Ciamis (Djavatoday.com),- Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis melalui Satuan Amal Bakti (Saka) Kementerian Agama kembali mengadakan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Gelombang II tahun 2025. Kegiatan ini berlangsung di Pondok Pesantren Miftahul Ridwan, Desa Maparah, Kecamatan Panjalu, mulai Jumat (4/9/2025).
Ketua Panitia, H. Jajang Jamaludin, yang juga Kasi Madrasah Kemenag Ciamis, menyampaikan bahwa peserta KMD tahun ini berjumlah 106 orang. Mereka berasal dari kalangan ASN dan PPPK yang aktif di gugus depan di bawah naungan Kemenag Ciamis.
“Seluruh biaya kegiatan ini murni berasal dari iuran peserta,” jelas Jajang.
Dalam kesempatan itu, Kepala Kemenag Ciamis, H. Asep Lukman Hakim, mewakili Ketua Kwarcab Ciamis Nanang Permana yang berhalangan hadir. Asep membuka kegiatan sekaligus memberikan arahan. Ia mengungkapkan rasa syukur karena hampir 90 persen pelatih dalam KMD kali ini berasal dari lingkungan Kemenag.
“Saya sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada para pelatih Kemenag. Ini menjadi kesempatan berharga untuk meningkatkan pengalaman sekaligus pengakuan di dunia kepramukaan,” ujarnya.
Menurut Asep, KMD merupakan program rutin Satuan Amal Bakti Kemenag yang sangat penting bagi peningkatan kompetensi tenaga pendidik. Ia menekankan bahwa Ciamis menjadi salah satu daerah di Jawa Barat yang paling aktif menyelenggarakan KMD.
“Setahu saya, di Jawa Barat baru Ciamis yang sudah dua kali menggelar KMD di tahun 2025. Hal ini menjadi bukti komitmen kita dalam menyiapkan tenaga pendidik agar memiliki sertifikat KMD sebagai syarat penunjang kinerja di lingkungan Kemenag,” jelasnya.
Asep menambahkan, Kemenag dan Gerakan Pramuka memiliki semangat yang sama, yaitu membentuk generasi muda yang berkarakter, mandiri, serta mencintai bangsa dan negara.
“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan SDM Kemenag, khususnya tenaga pendidik agar mampu membimbing peserta didik melalui pendidikan kepramukaan,” tuturnya.
Lebih jauh, Asep menilai keikutsertaan tenaga pendidik dalam KMD sangat penting karena berhubungan langsung dengan perjanjian kinerja di Kemenag.
“Kalau di banyak tempat Pramuka kini hanya menjadi kegiatan pilihan, di Kemenag justru menjadi bagian dari perjanjian kinerja, baik di level madrasah maupun tenaga pendidik,” pungkasnya.
Kegiatan KMD Gelombang II ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dengan harapan dapat melahirkan lebih banyak pembina Pramuka berkualitas di lingkungan Kemenag Ciamis. (Epoy/CN/Djavatoday)

